Vientiane, Opsi.id – Hasil imbang tanpa gol kontra Malaysia menjadi bahan evaluasi Timnas Indonesia U-20 sebelum kembali turun pada Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.
Garuda Muda kini mengarahkan perhatian penuh ke Laos yang akan menjadi lawan berikutnya.
Indonesia dan Laos dijadwalkan bertemu di Stadion Nasional Laos, Kamis (3/9/2026) pukul 19.00 WIB.
Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi skuad asuhan Nova Arianto untuk memburu kemenangan sekaligus menjaga peluang lolos dari Grup H.
Nova mengakui timnya belum tampil sempurna saat menghadapi Malaysia. Menurut dia, para pemain sudah menunjukkan kerja keras sepanjang pertandingan, tetapi dua persoalan masih mengganjal, yakni ketajaman di depan gawang dan konsentrasi selama laga.
“Kalau saya bicara tentang isi pertandingan, pemain sebenarnya sangat bekerja dengan baik di pertandingan kemarin. Hanya masalah finishing dan fokus di pertandingan yang membuat kami belum mampu mendapatkan poin maksimal,” ujar Nova, Selasa (1/9/2026).
Dua hal tersebut langsung menjadi perhatian tim pelatih. Evaluasi bahkan dilakukan bersamaan dengan sesi pemulihan kondisi pemain setelah pertandingan melawan Malaysia.
Nova menyebut timnya kembali mengasah penyelesaian akhir agar peluang yang tercipta pada laga berikutnya bisa dikonversi menjadi gol.
“Hal itu menjadi catatan kami, termasuk pagi tadi dalam melakukan recovery. Bagaimana kami mengasah kembali masalah finishing agar di pertandingan ke depannya bisa lebih baik lagi,” katanya.
Waspadai Kecepatan Laos
Nova tak ingin anak asuhnya menganggap Laos sebagai lawan yang mudah.
Dari hasil pemantauan tim pelatih, Laos memiliki keunggulan terutama dalam hal kecepatan dan semangat bertanding.
Status sebagai tuan rumah juga dinilai bisa memberikan energi tambahan bagi calon lawan Indonesia tersebut.
“Kami sudah melihat Laos. Laos sebagai tuan rumah mempunyai daya juang yang sangat baik. Dari sisi kecepatan maupun daya juang, mereka sangat baik dan itu menjadi catatan kami,” tutur Nova.
Karena itu, persiapan Indonesia tak hanya menyangkut strategi permainan. Nova juga harus cermat menentukan pemain yang akan diturunkan.
Pasalnya, persaingan Grup H masih panjang. Setelah menghadapi Laos, Indonesia masih memiliki laga penting melawan Australia.
Dalam format kualifikasi, hanya juara grup dan tujuh runner-up terbaik yang berhak melaju ke putaran final Piala Asia U-20.
“Kami harus berhitung tentang siapa pemain yang akan bermain. Kami tahu hanya juara grup dan tujuh runner-up terbaik yang akan lolos. Itu menjadi perhatian kami dalam menentukan pemain yang akan tampil,” jelasnya.
Nova memastikan keputusan akhir mengenai komposisi pemain akan dibuat setelah melihat kondisi terkini skuad.
“Kami masih melihat situasinya. Semoga apa pun yang kami persiapkan bisa membuat kami lolos ke Piala Asia,” pungkasnya. []
Baca juga: Mathew Baker Sitorus Siap Hadapi Negara Kelahirannya, Saat Timnas U-19 Indonesia Tantang Australia
Baca juga: Mathew Baker Sitorus Siap Hadapi Negara Kelahirannya, Saat Timnas U-19 Indonesia Tantang Australia

