Makassar, OPSI.ID – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko mengikuti rapat koordinasi penguatan pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui konferensi video, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan tersebut membahas langkah antisipasi peningkatan risiko karhutla dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi cuaca dan tingkat kerawanan wilayah.
Rapat berlangsung di Ruang Video Conference Pusat Komando Pengendalian Operasi (Puskodalops) Kodam XIV/Hasanuddin, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar.
Sejumlah pejabat nasional turut mengikuti kegiatan ini, di antaranya Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Kristomei Sianturi, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono, serta Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.
Kegiatan tersebut juga melibatkan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), unsur TNI-Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta instansi terkait lainnya di seluruh Indonesia.
Koordinasi lintas sektor ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi karhutla.
Upaya yang menjadi perhatian meliputi penguatan pemantauan wilayah rawan, deteksi dini, kesiapan personel, serta ketersediaan sarana dan prasarana pendukung.
Selain itu, penyelarasan langkah antisipatif antarlembaga diperlukan agar penanganan karhutla dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terpadu.
Langkah tersebut diharapkan mampu menekan risiko kebakaran beserta dampaknya terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, dan aktivitas sosial ekonomi.
Keikutsertaan Pangdam XIV/Hasanuddin dalam rapat koordinasi ini menjadi bagian dari dukungan Kodam XIV/Hasanuddin terhadap upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla melalui sinergi dengan BNPB, pemerintah daerah, dan instansi terkait.
Melalui penguatan koordinasi dan kesiapan di lapangan, potensi kebakaran hutan dan lahan diharapkan dapat diantisipasi sejak dini sehingga risiko serta dampak yang ditimbulkan dapat diminimalkan. []


