Pdt. Penrad Siagian Gelar Sosialisasi MPR di Gurila, Tekankan Gotong Royong dan Persatuan

Siantar — Pendeta Penrad Siagian, menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Kelurahan Gurila, Kota Pematang Siantar. Kegiatan ini mengusung tema “Gotong Royong Membangun Desa, Menjaga NKRI” sebagai upaya memperkuat jati diri bangsa di tengah masyarakat.

Dalam pemaparannya, Sabtu, 14 Maret 2026, Anggota DPD RI itu menegaskan bahwa nilai-nilai kebangsaan harus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya dipahami secara teoritis.

Ia menyoroti pentingnya menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat di Gurila.

“Pancasila bukan sekadar hafalan, tetapi harus menjadi kompas dalam bertetangga dan bermasyarakat. Nilai Ketuhanan kita wujudkan dengan saling menghargai perbedaan agama, sementara nilai kemanusiaan kita tunjukkan dengan kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.

Menjaga Persatuan di Tengah Keberagaman

Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Siantar. Menurutnya, kekompakan warga menjadi kunci dalam menghadapi berbagai persoalan, termasuk isu lahan dan pembangunan desa.

Selain itu, musyawarah harus terus diutamakan sebagai bentuk pelaksanaan nilai kerakyatan. Sementara keadilan sosial diwujudkan melalui pemerataan bantuan dan program pemerintah.

Dalam materi mengenai Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Penrad menjelaskan bahwa konstitusi menjamin hak-hak dasar warga negara, termasuk hak atas penghidupan yang layak, pendidikan, dan kepastian hukum.

“Negara wajib hadir memastikan masyarakat, termasuk petani dan buruh di Gurila, mendapatkan kesejahteraan. Anak-anak juga harus memperoleh akses pendidikan yang layak, serta setiap warga berhak atas perlindungan hukum yang adil,” katanya.

Ketahanan Desa Sebagai Fondasi

Lebih lanjut, Penrad Siagian mengingatkan bahwa menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dimulai dari lingkungan terkecil, yakni desa dan kelurahan. Menurutnya, ketahanan desa menjadi fondasi penting bagi kekuatan bangsa.

“Jika Gurila kuat, rukun, dan mandiri, maka Indonesia juga akan semakin kokoh. Cinta tanah air bisa dimulai dari hal sederhana seperti menggunakan produk lokal dan menjaga lingkungan,” tutur Penrad Siagian.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti pentingnya semangat Bhinneka Tunggal Ika sebagai perekat keberagaman. Ia menyebut Pematang Siantar sebagai salah satu kota dengan tingkat toleransi yang tinggi, sehingga masyarakat Gurila diharapkan mampu menjadi contoh dalam merawat keberagaman.

“Meskipun berbeda suku, seperti Batak Toba, Simalungun, Jawa, dan lainnya, kita tetap satu keluarga besar. Toleransi tidak hanya cukup dipahami, tetapi harus diwujudkan melalui kerja sama nyata dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Penrad juga mengajak masyarakat untuk menghormati kearifan lokal, termasuk adat Simalungun sebagai bagian dari identitas daerah yang harus dijaga dan dilestarikan.

Kegiatan sosialisasi ini mendapat sambutan positif dari warga Kelurahan Gurila yang berharap nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan dapat terus diperkuat dalam kehidupan sehari-hari, guna mewujudkan masyarakat yang rukun, sejahtera, dan berdaya dalam bingkai NKRI.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

AFC Nations League Bakal Jadi Kualifikasi Piala Dunia 2034, Begini Formatnya

Jakarta, OPSI.ID - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) disebut...

Sea World Ancol Masuki Era Ekowisata Berbasis Teknologi Digital di HUT ke-34

Jakarta - Memasuki fase kematangan institusional di tahun kelahirannya...

AI Minum Air Waduk Jatiluhur: Mengapa Proyek Rp3,5 Triliun Bisa Dibangun Tanpa AMDAL dan PBG?

*Opini: Achmad Nur Hidayat, Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik...

Anya Geraldine dan Omar Daniel Bintangi Video Klip Terpesona Milik BCL & Josh Flo

Jakarta - Dunia musik tanah air kembali disuguhkan karya...

Turbokidz Rilis Single Jangan Ganggu Hari Ini via demajors

Jakarta - Grup musik indie pop/alternative Turbokidz kembali memperkaya...

PT DSI Perkuat Ekosistem Ekspor Komoditas Strategis melalui Pilot Platform

Jakarta — PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI...

Wantimpres Prabowo 26 Orang: Seberapa Mahal Harga Sebuah Nasihat?

*Opini: Achmad Nur Hidayat, Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik...

Berita Terbaru

Popular Categories