Pelajar SMAN 1 Tukdana Diduga Keracunan Usai Santap MBG, DPRD Desak Uji Laboratorium

Indramayu – Dugaan keracunan yang dialami sejumlah pelajar SMAN 1 Tukdana, Kabupaten Indramayu, setelah menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat perhatian dari DPRD Indramayu.

Anggota Fraksi PKB DPRD Indramayu, Sadar, meminta pemerintah memastikan seluruh pelajar yang mengalami gejala dugaan keracunan mendapatkan penanganan medis secara cepat dan menyeluruh.

Menurut Sadar, kondisi para pelajar harus menjadi prioritas utama setelah muncul dugaan ratusan siswa terdampak usai mengonsumsi makanan program MBG pada Selasa (6/10/2026).

“Fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh siswa yang terdampak mendapatkan penanganan medis secara gratis, cepat, dan tuntas di puskesmas maupun rumah sakit di wilayah Indramayu. Tidak boleh ada korban yang terlantar atau terkendala biaya pengobatan,” ujar Sadar.

Selain penanganan terhadap siswa, legislator dari daerah pemilihan (Dapil) 3 Indramayu tersebut meminta pemerintah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG di wilayah Tukdana.

Ia menilai pemeriksaan perlu mencakup seluruh tahapan, mulai dari proses pengolahan makanan, penerapan standar kebersihan, penggunaan dan distribusi bahan baku, hingga kelayakan operasional penyedia makanan.

“Dugaan ratusan siswa mengalami keracunan ini harus menjadi bahan evaluasi serius terhadap tata kelola program MBG. Harus ada audit SPPG di Tukdana terkait SOP higienitas, rantai pasok bahan makanan, hingga standar kelayakan operasional katering di wilayah Tukdana,” katanya.

Sadar juga meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu bersama instansi terkait mengambil langkah terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Kerticala yang menjadi bagian dari pelaksanaan program MBG tersebut.

Ia mengusulkan agar operasional SPPG dihentikan sementara sampai pemeriksaan dan uji laboratorium terhadap sampel makanan selesai dilakukan.

“Kami mendesak Dinas Kesehatan dan instansi terkait untuk segera membekukan operasional SPPG Desa Kerticala sampai uji laboratorium terhadap sampel makanan selesai dilakukan secara transparan,” ujar Sadar.

Tak hanya pemerintah, Sadar turut meminta pihak katering yang menyediakan makanan MBG bertanggung jawab terhadap biaya pengobatan dan proses pemulihan para pelajar yang terdampak dugaan keracunan.

“Pihak katering penyedia program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus bertanggung jawab penuh atas pembiayaan dan pemulihan para siswa,” tegasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

ElectricBird Rilis Album Kedua Bertajuk Odyssey

Jakarta - Grup band rock asal Surabaya, ElectricBird, kembali...

Cetak Sejarah, GAMKI Resmi Berdiri di Aceh

BANDA ACEH, Opsi.id – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia...

Grup Vokal Anak, DAYDRM Rilis Single SHINE! Bareng Arunada Records

Jakarta - Industri musik anak Indonesia kembali dimeriahkan oleh...

‎Hadirkan DEN hingga PLN Puslitbang, Transisi Energi Peluang Emas Riset Mahasiswa ITPLN

‎Jakarta — Institut Teknologi PLN (ITPLN) mendorong perluasan riset...

PSM Tahan Imbang Bhayangkara FC, Kalezic Apresiasi Kerja Keras Pemain

Lampung, OPSI.ID - PSM Makassar harus puas berbagi poin...

Kortas Tipidkor Polri Tahan Eks Bupati Gowa Husniah Talenrang di Rutan Polda Sulsel

Makassar, OPSI.ID - Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas...

Kapolresta Cirebon Sidak Pengaturan Lalu Lintas, Ratusan Personel Disebar

Cirebon – Sebanyak 979 personel Polresta Cirebon disiagakan di...

‎ITPLN Bantu Akademisi Unmuha Menulis Artikel Ilmiah dengan Paperpal

‎Jakarta - Dosen Teknik Lingkungan Institut Teknologi PLN (ITPLN),...

Berita Terbaru

Popular Categories