Pemilik toko lalu meminta bantuan warga sekitar untuk membuka pintu ruko secara paksa.
“Setelah pintu berhasil dibuka, para korban ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri di dalam toko,” katanya.
Mendapat laporan tersebut, personel Unit Reskrim Polsek Air Putih langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Hasil pemeriksaan awal, dua korban ditemukan telah meninggal dunia. Sedangkan dua korban lainnya masih bisa diselamatkan dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Bidadari Indrapura untuk mendapatkan penanganan medis,” jelas Rahmad.
Dugaan sementara, para korban mengalami keracunan asap genset yang dinyalakan saat terjadi pemadaman listrik.
Genset tersebut diketahui ditempatkan di dalam toko dalam kondisi ruangan tertutup tanpa ventilasi udara yang memadai.
“Genset berada di dalam toko saat dinyalakan. Toko dalam keadaan tertutup dan tidak memiliki ventilasi udara yang cukup, sehingga asap diduga memenuhi ruangan dan menyebabkan korban keracunan,” ungkapnya.
Baca juga: Lerai Perkelahian, Pemuda di Langkat Tewas Ditikam dan Dipukuli Gerombolan Orang
Polisi juga menyebut keempat korban diketahui tinggal sementara di dalam toko karena tempat tinggal mereka berada jauh dari lokasi kerja. Seluruh korban berasal dari Kota Tebing Tinggi.
“Saat ini kondisi dua korban yang selamat sudah mulai membaik berdasarkan keterangan pihak rumah sakit. Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya. []
Kontributor Sumut: Rahmat Hidayat


