Pemda Kota Cirebon Berupaya Turunkan Kasus Rawat Inap

Cirebon – Pemkot Cirebon berupaya untuk menurunkan kasus rawat inap di rumah sakit. Aktivasi isolasi terpadu juga segera dilakukan.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon Agus Mulyadi usai melakukan pertemuan dengan perwakilan sejumlah rumah sakit di Kota Cirebon.

“Evaluasi seminggu ke depan di kasus rawat inap yang diturunkan,” kata Agus, Rabu 23 Februari 2022 di  lantai 3 gedung Setda, Kota Cirebon.

Saat ini, lanjut Sekda, rawat inap di Kota Cirebon masih di atas 30 per seratus ribu penduduk per minggu.

Penurunan tersebut dilakukan dengan memprioritaskan rawat inap untuk pasien dengan gejala sedang, berat, dan kritis.

Untuk itu, petugas di fasilitas kesehatan diminta untuk melakukan semacam cleansing data dan memprioritaskan rawat inap khusus untuk pasien Covid-19 bergejala sedang, berat, dan kritis. 

“Karena bobot rawat inap kita ini yang paling besar, sehingga Kota Cirebon akhirnya masuk ke penerapan PPKM level 4,” kata Agus 

Selanjutnya untuk pasien tanpa gejala atau bergejala ringan diminta untuk melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah.

“Aktivasi isolasi terpadu sedang dalam proses,” tutur Agus. 

Anggarannya sudah digeser dari Belanja Tak Terduga (BTT) ke anggaran Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk mempermudah saat aktivasi isolasi terpadu dilakukan. 

“Kita alokasikan satu bulan dulu,” tutur Agus.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon Edy Sugiarto menjelaskan  sebanyak 86 persen kasus aktif Covid-19 berasal dari varian omicron. 

“Sebanyak 14 persen dari varian delta,” kata Edy.

Untuk bisa turun di level 3, angka konfirmasi dan rawat inap di rumah sakit juga harus terus diturunkan.

Edy juga menjelaskan saat ini sejumlah tenaga kesehatan (nakes) juga sudah terpapar Covid-19, sehingga menyebabkan kerja nakes lainnya semakin berat.

“Tersebar di rumah sakit dan puskesmas,” ucapnya. 

Namun untuk nakes di puskesmas sebanyak 90 persen sudah dinyatakan sembuh. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Profil Andi Hakim Febriansyah, Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Ditangkap Polda Sumut

Medan - Nama Andi Hakim Febriansyah menjadi perhatian publik...

GAMKI Minta JK Hadapi Proses Hukum, Dugaan Penistaan Agama Diminta Diusut Tuntas

JAKARTA – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menegaskan...

Bejat! Oknum Kiai di Pati Cabuli 50 Santriwati di Ponpes

Pati, Opsi.id - Kasus pencabulan kembali terungkap. kali ini...

Profil Karutan Balige Valen Sonar Rumbiak, Sah Menyandang Marga Pardede

Toba, Opsi.id - Kepala Rutan Kelas IIB Balige, Valen...

Java Jazz Festival 2026 Hadir di NICE PIK 2 dengan Layanan Shuttle Terintegrasi

Jakarta - myBCA International Java Jazz Festival 2026 akan...

Polantas Polda Sulbar Lakukan Pengaturan dan Edukasi Lalu Lintas Menyeluruh Bagi Warga

Mamuju, OPSI.ID - Satuan Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat...

321 WNA Kasus Judi Online Internasional Dipindah ke Kantor Imigrasi

JAKARTA, Opsi.id  — Sebanyak 321 warga negara asing (WNA)...

Wali Kota Wesly Rayakan Paskah Bersama ASN Pemko Pematangsiantar

Pematangsiantar, Opsi.id - Wesly Silalahi bersama Ketua TP PKK...

Kerja Keras Berbuah Manis, Tiga Pelajar Mamasa Wakili Indonesia di Kuala Lumpur Cup U16

Mamuju, OPSI.ID - Tiga pelajar asal Kabupaten Mamasa berhasil...

Pameran Budaya Pancasila 2026 di Mamuju Resmi Digelar

Mamuju, OPSI.ID - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Barat...

Bus Halmahera Terbalik Keluar Tol JMKT, 4 Penumpang Tewas

SERDANG BEDAGAI, Opsi.id  — Satu unit Bus Halmahera BK...

Bali Tuan Rumah Red Bull Cliff Diving World Series 2026

BALI, Opsi.id  — Musim ke-17 Red Bull Cliff Diving...

Berita Terbaru

Popular Categories