Penrad Siagian Perjuangkan Hak Petani Pondok Buluh Simalungun Lewat Sosialisasi 4 Pilar

SIMALUNGUN — Anggota MPR RI sekaligus DPD RI asal Sumatra Utara, Pdt. Penrad Siagian, mengajak masyarakat Nagori Pondok Buluh, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, menjadikan nilai-nilai kebangsaan sebagai landasan memperjuangkan hak atas tanah dan ruang hidup.

Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Jumat, 2 Oktober 2026.

Kegiatan ini dihadiri ratusan warga, tokoh adat, dan kelompok tani setempat.

Selain memperkuat pemahaman tentang Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika, pertemuan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan persoalan agraria yang mereka hadapi.

Salah satu persoalan yang mengemuka ialah tumpang tindih lahan dan kebutuhan akan kepastian hukum atas wilayah kelola masyarakat. Bagi warga, persoalan tersebut berkaitan langsung dengan keberlangsungan usaha pertanian dan perlindungan ruang hidup mereka.

Dalam pemaparannya, Penrad menegaskan bahwa 4 Pilar Kebangsaan tidak boleh berhenti sebagai materi sosialisasi atau sekadar pemahaman teoritis. Nilai-nilai kebangsaan harus diwujudkan melalui kebijakan dan tindakan nyata yang menjamin hak-hak dasar masyarakat.

“Pancasila dan Pasal 33 UUD 1945 secara tegas mengamanatkan bahwa bumi dan kekayaan alam dikuasai negara untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Konstitusi harus hadir dan bekerja nyata melindungi tanah tempat warga menggantungkan hidupnya,” ujar Penrad di hadapan warga Pondok Buluh.

Menurutnya, semangat konstitusi harus tercermin dalam upaya negara memberikan perlindungan kepada masyarakat, termasuk petani yang menggantungkan kehidupan dan penghidupan keluarganya pada tanah yang mereka kelola.

Karena itu, penyelesaian persoalan agraria perlu diarahkan pada kepastian hukum, keadilan dalam penguasaan tanah, serta perlindungan terhadap keberlanjutan kehidupan masyarakat.

Negara juga perlu memastikan kebijakan pengelolaan sumber daya alam tidak mengabaikan kepentingan warga.

Pertemuan yang berlangsung hangat dan interaktif tersebut menghasilkan Nota Aspirasi Konstitusional Warga Nagori Pondok Buluh.

Dokumen itu merangkum sejumlah tuntutan masyarakat, mulai dari percepatan reforma agraria, kepastian hukum atas wilayah kelola, perlindungan kawasan resapan air, hingga pemerataan bantuan sarana produksi pertanian.

Aspirasi tersebut mencerminkan harapan warga agar persoalan yang mereka hadapi tidak berhenti pada pembahasan dalam forum pertemuan, tetapi ditindaklanjuti melalui langkah konkret dan koordinasi dengan lembaga negara terkait.

Pada akhir kegiatan, perwakilan masyarakat menyerahkan nota aspirasi tersebut secara simbolis kepada Penrad Siagian.

Aspirasi itu selanjutnya akan dibawa untuk diperjuangkan melalui agenda kelembagaan MPR RI dan DPD RI di Jakarta.

Melalui kegiatan ini, masyarakat Pondok Buluh berharap nilai-nilai kebangsaan tidak hanya dipahami sebagai dasar kehidupan bernegara, tetapi juga menjadi pijakan dalam mewujudkan keadilan agraria, melindungi ruang hidup petani, dan memastikan sumber daya alam memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Retas Akun WhatsApp dan Kuras Isi Rekening Rp50 Juta, Pelaku Ditangkap di Sumsel

Makassar, OPSI.ID - Subdit V Tipidsiber Direktorat Reserse Kriminal...

Fadli Ananda Sarankan Warga Pakai Masker saat Kualitas Udara Makassar di Bawah Standar

Makassar, OPSI.ID - Kebakaran hutan berdampak pada kualitas udara...

Polisi Tangkap Pria Terduga Perusak Bus Persib U-18 di Tol Batang-Semarang

Batang, OPSI.ID - Polisi menangkap seorang pria berinisial BPA...

Timnas Putri U-17 Indonesia Sempurna di Kualifikasi, Tiket Piala Asia 2027 dalam Genggaman

Jakarta, OPSI.ID - Timnas Putri U-17 Indonesia memastikan tiket...

Bus Persib U-18 Dirusak di Rest Area Batang, Potensi Sanksi untuk Persija Jadi Sorotan

Batang, OPSI.ID - Rombongan Persib U-18 dilaporkan mengalami penyerangan...

Mayapada Hospital Jakarta Selatan dan PIKI Gelar Strategic PCI Meeting 2026

Jakarta - Kompleksitas kasus Penyakit Jantung Koroner (PJK) di...

Puan Minta Optimalkan Penanganan Darurat Banjir Padang: Keselamatan Warga yang Utama

Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan keprihatinan...

Analisis: UU Satu Data Indonesia Jadi Solusi atau Bencana

*Opini: Achmad Nur Hidayat, Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik...

Berita Terbaru

Popular Categories