Pada babak kedua, tempo pertandingan semakin meningkat. Unaaha FC berupaya memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk menekan pertahanan Persimaju.
Sementara itu, Persimaju tampil disiplin dalam bertahan dan sesekali mengancam melalui serangan balik cepat.
Sejumlah peluang berhasil diciptakan kedua tim, namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat tidak ada gol tambahan tercipta. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-1 tetap bertahan.
Hasil ini membuat Persimaju Mamuju dan Unaaha FC sama-sama mengamankan satu poin dalam persaingan ketat Grup G Liga 4 Piala Presiden 2026.
Penasehat Persimaju Mamuju yang juga Ketua PSSI Mamuju, Febrianto Wijaya, menilai pertandingan berlangsung menarik dan mengapresiasi penampilan kedua tim.
“Game yang sangat bagus. Dua tim bermain sangat atraktif. Hanya saja pertandingan sedikit dicoreng oleh kepemimpinan wasit yang kurang bagus,” ujar Febrianto usai pertandingan.
Ia juga memberikan motivasi kepada para pemain Persimaju untuk tetap menjaga semangat juang dan membawa nama baik Sulawesi Barat di ajang nasional.
“Untuk para pemain Persimaju, tetap jaga nama baik Sulawesi Barat dan berjuang untuk lolos ke babak 32 besar,” tegasnya. []
Reporter: Eka Musriang


