Polisi Temukan Indikasi Massa Bayaran saat Demo di BWS, Aktor Intelektual Diburu

Ferdyan mengungkapkan bahwa aksi tersebut diduga berkaitan dengan kekecewaan seorang pengusaha atau kontraktor yang tidak memperoleh paket pekerjaan atau proyek di lingkungan BWS tahun ini.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal terhadap tersangka, aksi ini digerakkan oleh salah satu pengusaha atau kontraktor. Merasa kecewa karena tidak mendapatkan paket pekerjaan atau proyek di Kantor BWS tahun ini,” ungkap Ferdyan.

Menurutnya, pihak tersebut diduga memobilisasi mahasiswa dan sejumlah elemen masyarakat untuk turun ke jalan.

AR sendiri disebut bergabung dalam aksi tersebut setelah diajak oleh kerabatnya yang memiliki keterkaitan dengan kelompok yang mengorganisir demonstrasi.

Yang lebih mengejutkan, penyidik menemukan indikasi adanya pemberian uang kepada peserta aksi sebagai kompensasi untuk ikut berdemonstrasi.

“Ada indikasi kuat pemberian kompensasi atau pembayaran sejumlah uang dengan nilai tertentu, sekitar Rp100 ribu per orang. Agar mereka mau turun ke jalan melakukan aksi unjuk rasa,” bebernya.

Baca juga: Eks Kader PDIP Maluku Bergabung ke PSI, Siap Perkuat Pembangunan Indonesia Timur

Temuan tersebut kini menjadi salah satu fokus utama penyelidikan. Polisi menduga dana tersebut digunakan untuk menggerakkan massa sekaligus meningkatkan tekanan terhadap pihak otoritas BWS selama aksi berlangsung.

Ia menegaskan bahwa penyelidikan tidak akan berhenti pada kasus pemukulan anggota polisi semata. Penyidik kini tengah mengembangkan perkara untuk mengungkap pihak-pihak yang diduga menjadi aktor intelektual, penyandang dana. Maupun koordinator lapangan yang memobilisasi massa hingga aksi berujung anarkis.

“Kami tidak akan berhenti di kasus penganiayaannya saja. Gelar perkara terus kami kembangkan ke arah aktor intelektual, penyandang dana, serta koordinator lapangan yang memobilisasi massa hingga berujung anarkis. Kami akan menetapkan tersangka lain yang bertanggung jawab atas aksi ini,” tegas Ferdyan.

Ferdyan memastikan seluruh pihak yang terbukti terlibat, baik sebagai pelaku lapangan maupun pihak yang mendanai dan menggerakkan aksi, akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kasus ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian karena tidak hanya menyangkut tindak penganiayaan terhadap anggota Polri. Tetapi juga dugaan adanya rekayasa aksi demonstrasi melalui mobilisasi massa berbayar yang berpotensi mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat. []

Reporter: Eka Musriang

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Masih Syuting, Sunil Samtani Ungkap Jadwal Tayang Film Pengabdi Setan 2: Communion

Jakarta - Produser Rapi Films, Sunil Samtani, membeberkan jadwal...

GHO$$ Lepas Video Klip Lagu 666 dari Album The Whitest Blackout

Jakarta - Setelah merilis album "The Whitest Blackout" sebagai...

Viu Hadirkan Serial Remaja Garam Muda dengan Balutan Musik Hipdut

Jakarta - Platform streaming Viu resmi mengumumkan serial terbaru...

‎Dipimpin Said Abdullah Abri, B8C Jakarta Pusat Fokus Perkuat Peran Pengusaha Muda

Jakarta - Barisan 8 Center (B8C) terus memperkuat konsolidasi...

Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Febrie Adriansyah Kini Berstatus Saksi

JAKARTA, Opsi.id – Kejaksaan Agung (Kejagung) menerbitkan tiga Surat...

Tuchel Pertahankan Skuad, Inggris Siap Tantang Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026

ATLANTA, Opsi.id – Timnas Inggris diperkirakan tidak akan melakukan...

Kontingen Toba Harumkan Sumut di Pesparawi Nasional XIV, Pemkab Gelar Ibadah Syukur

Prestasi membanggakan ditorehkan kontingen asal Kabupaten Toba yang...

‎Survei: 42,4% Pemimpin Bisnis Sebut Ekonomi RI Buruk, Mayoritas Khawatir Dampak Gejolak Pasar Keuangan ke Sektor Riil

‎Jakarta – Persepsi masyarakat terhadap kondisi ekonomi nasional menunjukkan...

Berita Terbaru

Popular Categories