“Pagi ini kami melaksanakan latihan Dalmas untuk memantapkan kemampuan dan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai situasi pengendalian massa. Latihan ini dilakukan secara rutin agar personel tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga memahami tahapan dan prosedur yang harus dilakukan,” ujarnya, Rabu (2/9/2026).
Menurut Joko, tugas pengendalian massa tidak hanya membutuhkan kesiapan fisik, tetapi juga koordinasi, kekompakan antaranggota, serta kemampuan membaca perubahan situasi.
Oleh sebab itu, setiap materi diberikan secara bertahap dan terukur dengan menyesuaikan tingkat eskalasi yang mungkin terjadi.
“Mulai dari Dalmas Awal, negosiasi, Dalmas Lanjut, hingga penggunaan kendaraan dan perlengkapan pendukung, semuanya harus dikuasai personel. Yang paling penting adalah setiap tindakan dilakukan sesuai prosedur, berdasarkan perintah dan memperhatikan keselamatan masyarakat maupun anggota,” jelasnya.
Joko juga menekankan pentingnya kemampuan personel Raimas dalam mendukung tugas Satuan Samapta.
Keberadaan unit tersebut dinilai penting ketika petugas membutuhkan mobilitas tinggi untuk menangani dan mengurai massa.
“Personel Raimas dengan kendaraan roda dua dilatih agar mampu bergerak cepat dan melakukan penguraian massa sesuai kebutuhan di lapangan. Semua kemampuan tersebut harus terus diasah melalui latihan sehingga ketika dibutuhkan, personel benar-benar siap,” terang mantan Kapolsek Wajo ini.
Sementara itu, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana turut memantau langsung jalannya latihan.
Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan anggota sekaligus mengevaluasi kemampuan personel dalam menjalankan setiap tahapan pengendalian massa.
Dengan latihan yang dilakukan secara berkala, Satuan Samapta Polrestabes Makassar diharapkan semakin profesional dan responsif dalam menjalankan tugas.
Kesiapan tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan pelayanan, perlindungan, serta pengamanan kepada masyarakat, terutama saat menghadapi kegiatan yang melibatkan massa dalam jumlah besar. []


