PPP: Menteri Bisa Rangkap Kepala Otorita IKN, Wakil dari Luar Kementerian

Jakarta – Agar bisa implementasi, Ketua DPP PPP Achmad Baidowi atau Awiek mengatakan pemerintah wajib menyusun aturan pelaksana setelah UU Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara (IKN) resmi diundangkan.

Awiek menyebut, Presiden Joko Widodo atau Jokowi memiliki waktu 2 bulan untuk memilih Kepala Otorita IKN.

“Sesuai ketentuan pasal 10 ayat 3, Presiden memiliki waktu 2 bulan untuk mengangkat Kepala Badan Otorita IKN untuk pertama kali,” kata Awiek dalam keterangannya, Minggu, 20 Februari 2022.

Dia berpandangan, Kepala Otorita IKN bisa dirangkap oleh menteri. Sebab, lanjutnya, Badan Otorita setingkat dengan kementerian.

“Sesuai ketentuan pasal 9 ayat 1 bahwa kepala dan wakil kepala otorita IKN diangkat dan diberhentikan oleh presiden. Dan dalam pasal 4 ayat 1 (b) bahwa status badan otorita IKN adalah pemerintah daerah khusus setingkat kementerian. Maka, jabatan kepala otoritas IKN bisa dirangkap oleh menteri. Adapun wakilnya dari luar kementerian,” ujarnya.

Akan tetapi, menurutnya keputusan itu akan tergantung oleh pilihan Jokowi. Dia berpandangan peluang Kepala Otorita akan dijabat oleh menteri sangat terbuka.

“Namun hal itu tergantung pilihan dari presiden apakah menunjuk Kepala Badan Otorita IKN atau menunjuk salah satu menteri untuk merangkap Kepala Badan Otorita IKN. Yang jelas peluang itu sangat terbuka jika melihat ketentuan UU IKN,” tuturnya.

“Siapa menteri yang dimaksud? Semuanya tergantung keputusan presiden. Bisa Mendagri, Menteri PPN, Menko Polhukam atau menteri yang ditunjuk,” katanya menambahkan.

Diketahui, Jokowi telah menekan UU 3/2022 pada 15 Februari lalu. Otorita Ibu Kota Nusantara bakal mulai beroperasi paling lambat akhir 2022.

Segala persiapan pembangunan Ibu Kota Nusantara akan dilaksanakan kementerian dan lembaga terkait sampai beroperasinya Otorita Ibu Kota Nusantara.

Ketentuan itu tertuang dalam UU IKN Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara yang diteken Presiden Jokowi pada 15 Februari 2022.

Ketentuan mengenai operasional Otorita Ibu Kota Nusantara diatur di Pasal 36 yang bertuliskan “Otorita Ibu Kota Nusantara mulai beroperasi paling lambat pada akhir tahun 2022”.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Profil Andi Hakim Febriansyah, Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Ditangkap Polda Sumut

Medan - Nama Andi Hakim Febriansyah menjadi perhatian publik...

GAMKI Minta JK Hadapi Proses Hukum, Dugaan Penistaan Agama Diminta Diusut Tuntas

JAKARTA – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menegaskan...

Bejat! Oknum Kiai di Pati Cabuli 50 Santriwati di Ponpes

Pati, Opsi.id - Kasus pencabulan kembali terungkap. kali ini...

Profil Karutan Balige Valen Sonar Rumbiak, Sah Menyandang Marga Pardede

Toba, Opsi.id - Kepala Rutan Kelas IIB Balige, Valen...

Membaca Pergerakan IHSG yang Tertekan Tajam Saat Rupiah Jeblok ke Rp17.670 per Dolar AS

*Opini: Achmad Nur Hidayat, Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik...

Ibu dan Anak Hilang Tertimbun Longsor di Batangtoru, Tapanuli Selatan

Hujan deras memicu tanah longsor di kawasan perbukitan labil....

IdeaFest 2026 Hadir dengan Tema ReHumanize di Jakarta Convention Center

Jakarta - Festival kreatif terbesar di Indonesia, IdeaFest 2026,...

Arsy Widianto dan Wijaya 80 Rilis Lagu Kolaborasi Berjudul Ini Adalah Cinta

Jakarta - Musisi muda Arsy Widianto kembali memperkaya industri...

Cedera Parah, Fermín López Terancam Absen di Piala Dunia 2026

Mengalami patah tulang metatarsal kelima di kaki kanannya...

Anies Baswedan Jadi Anggota Dewan Penasihat Riyadh, Bawa Pengalaman Jakarta ke Panggung Global

Anies Baswedan, dipercaya menjadi anggota Dewan Penasihat Komisi...

DPRD DKI Dorong BUMD Fokus Salurkan TJSL ke Persoalan Sampah dan Septic Tank untuk Warga Jakarta

‎Jakarta – Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pengelolaan Tanggung...

Berita Terbaru

Popular Categories