Dalam dua pertemuan terakhir, Juku Eja belum mampu meraih kemenangan.
Alih-alih terbebani rekor tersebut, pelatih asal Bosnia itu menjadikannya sebagai motivasi untuk membawa PSM mencatat hasil berbeda.
“Saat di mana kita akan mengubah rekor tersebut kini semakin dekat. Besok adalah kesempatan pertama kita untuk melakukannya. Kami akan memberikan segalanya agar tiga poin tetap berada di Parepare,” tegas Kalezic.
PSM Hadapi Arema Tanpa Dukungan Suporter
Optimisme serupa disampaikan penjaga gawang PSM Makassar, Hilmansyah. Ia menilai PSM saat ini memasuki era baru bersama Darije Kalezic dengan komposisi skuad yang banyak dihuni pemain baru, baik lokal maupun asing.
Menurut Hilmansyah, Kalezic juga berupaya mengembalikan karakter permainan PSM yang identik dengan semangat masyarakat Makassar, termasuk nilai Siri’ Na Pacce dan Ewako.
“Kami berada di era baru. Banyak pemain baru, baik pemain lokal maupun asing. Pelatih juga ingin mengembalikan karakter dan filosofi permainan PSM,” ujar Hilmansyah.
Meski demikian, Hilmansyah menyayangkan laga kandang menghadapi Arema FC harus berlangsung tanpa kehadiran suporter PSM di stadion.
Menurutnya, absennya dukungan langsung dari tribun menjadi kerugian tersendiri bagi tim saat bermain di kandang.
Kendati demikian, ia memastikan seluruh pemain tetap bertekad memberikan hasil terbaik.
“Sangat disayangkan pertandingan besok digelar tanpa dihadiri suporter. Itu tentu sangat merugikan bagi kami karena bermain di kandang sendiri. Tapi kami tetap optimistis untuk meraih kemenangan perdana musim ini. Doa dan dukungan suporter akan selalu bersama kami,” ujar Hilmansyah. []


