Pilihan Kamis, 04 Agustus 2022 | 14:08

9 Tips Menjadi Wisatawan yang Ramah Lingkungan

Lihat Foto 9 Tips Menjadi Wisatawan yang Ramah Lingkungan Membeli karya atau produk lokal, karena dengan begitu, kamu juga telah berkontribusi untuk mengembangkan ekonomi lokal. (Foto: Kemenparekraf)
Editor: Tigor Munte

Jakarta - Eco-travel mengacu pada kegiatan wisata yang lebih bertanggung jawab. Tidak hanya berfokus menikmati destinasi wisatanya saja, namun juga menjaga kelestarian alam dan juga memberikan dampak positif pada warga lokal. 

Untuk menjadi eco-traveler di Indonesia ternyata cukup mudah. Hanya perlu ikuti tips traveling berikut ini:

1. Hindari Menggunakan Barang Sekali Pakai

Banyak orang cenderung memilih barang sekali pakai saat traveling karena dinilai praktis dan sederhana. 

Namun, penggunaan plastik sekali pakai justru menjadi salah satu kontributor utama pencemaran lingkungan.

Karena itu, penting untuk dapat mengurangi penggunaan plastik dan barang sekali pakai lainnya dimanapun dan kapanpun, termasuk saat berwisata. 

Contohnya dengan membawa alat makan sendiri, membawa botol minuman dan sedotan sendiri, serta membawa tas belanja sendiri.

2. Hemat Listrik

Hemat listrik menjadi salah satu upaya pelestarian lingkungan dan mengurangi emisi global. Saat menginap di hotel, kalian memiliki banyak kesempatan untuk menghemat energi melalui hal-hal sederhana.

Mematikan televisi saat tidak ditonton, atau mematikan AC dan listrik di kamar saat hendak bepergian.

3. Maksimalkan Fitur e-Ticket untuk Mengurangi Penggunaan Kertas

Masifnya penggunaan kertas membuat tingkat penebangan hutan menjadi kian meroket. 

Karena itu, mengurangi penggunaan kertas menjadi salah satu aksi yang bijak untuk mendukung pelestarian hutan. 

Salah satu hal sederhana yang bisa dilakukan adalah dengan tidak mencetak tiket perjalanan dan memaksimalkan fitur e-ticket dalam berbagai kesempatan, seperti tiket penerbangan pesawat hingga tiket masuk destinasi wisata.

4. Jangan Buang Sampah Sembarangan

Menciptakan lingkungan yang bersih dan bebas dari sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab pengelola wisata saja, namun harus menjadi tanggung jawab semua pihak, termasuk wisatawan

Buang sampah pada tempatnya. (Foto: Kemenparekraf)

Menjaga kebersihan lingkungan dapat dimulai dengan hal-hal kecil, seperti tidak membuang sampah sembarangan. 

Walau terdengar sepele, namun dampak yang ditimbulkan tentunya sangat besar. Baik bagi kesehatan maupun kelestarian lingkungan. Jadi, buanglah sampah pada tempatnya.

5. Gunakan Transportasi Umum  atau Perbanyak Jalan Kaki

Sudah menjadi rahasia umum bahwa sektor transportasi menjadi salah satu penyumbang emisi karbon terbesar. 

Kalian dapat berkontribusi memangkas penggunaan emisi karbon dengan meminimalisasi penggunaan kendaraan pribadi dan beralih ke transportasi umum atau bahkan memperbanyak berjalan kaki, termasuk saat kamu berwisata. 

Selain dapat meminimalisasi polusi lingkungan, juga dapat menjelajah tempat wisata secara lebih dalam.

6. Bawa Barang Secukupnya

Banyaknya barang yang dibawa, bukan hanya berpengaruh pada biaya yang harus dikeluarkan, tetapi juga pada emisi karbon yang digunakan pesawat. 

Semakin berat beban yang diberikan, semakin besar pula emisi karbon yang dikeluarkan. Jadi, usahakan untuk membawa barang-barang yang penting dan esensial saja saat berwisata.

7. Cintai Alam

Kecintaan terhadap alam menjadi aspek yang cukup fundamental yang perlu dimiliki agar dapat menjalankan wisata yang berkelanjutan. 

Objek wisata alam. (Foto: Kemenparekraf)

Penggunaan alam sebagai sarana rekreasi dan hiburan perlu disikapi dengan bijak lewat komitmen serta tindakan yang bertanggung jawab yang dapat menjaga kelestariannya, salah satunya adalah dengan tidak merusakan fasilitas objek wisata alam.

8. Menginap di Hotel yang Ramah Lingkungan

Selain transportasi, memilih akomodasi yang tepat menjadi hal yang cukup penting saat merencanakan liburan yang berkelanjutan. 

Alih-alih memilih hotel yang menawarkan segudang kemewahan namun melupakan aspek kelestarian, sebaiknya kalian memilih hotel yang memang menyuguhkan pelayanan yang ramah lingkungan.

9. Menghormati dan Membantu Ekonomi Masyarakat Lokal

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, konsep eco-travel, nyatanya tak hanya menekankan pada aktivitas bersenang-senang di destinasi wisata saja, namun juga harus memberikan dampak yang positif bagi masyarakat lokal. 

Hal sederhana yang bisa dilakukan adalah dengan menghormati masyarakat lokal, termasuk budaya dan kebiasaan mereka. 

Jangan lupa juga untuk membeli karya atau produk lokal, karena dengan begitu, kamu juga telah berkontribusi untuk mengembangkan ekonomi lokal. [Kemenparekraf]

 

Berita Terkait

Berita terbaru lainnya