Daerah Selasa, 03 Februari 2026 | 16:02

Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis 2026 Kick Off di Grobogan

Lihat Foto Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis 2026 Kick Off di Grobogan Sosialisasi MBG di Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan.
Editor: Yohanes Charles

GroboganBadan Gizi Nasional (BGN) bersama Komisi IX DPR RI kembali melanjutkan implementasi program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) ditahun 2026. Grobogan menjadi daerah perdana yang ditunjuk BGN untuk terus memperluas penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Acara kick off sosialisasi program MBG tahun 2026 digelar di Gedung Serbaguna Dewi Sri, Kecamatan Purwodadi, Grobogan, Senin, (2/2). Kegiatan yang dimulai pada pukul 08.00 WIB ini dihadiri oleh ratusan peserta yang sudah antusias menantikan program MBG didaerahnya.

Sosialisasi program MBG di Grobogan ini dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, Wakil Bupati Grobogan, Sugeng Prasetyo, Plt Deputi Bidang Promosi dan Kerjasama Badan Gizi Nasional, Gunalan, Tenaga Ahli Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Bidang Investigasi, Komunikasi dan Media Sosial, Dian Islamiati Fatwa, serta Tenaga Ahli Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Hanibal W. Y. Wijayanta.

Persoalan dasar di Indonesia adalah Sumber Daya Manusia yang terbatas, jika mengandalkan Sumber Daya Alam maka akan cepat habis, jika ingin lebih maju maka bangunlah Sumber Daya Manusianya. Hal tersebut sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas dimasa depan.

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menyampaikan pentingnya membangun SDM berkualitas perlu dilakukan sejak dini. Untuk membangun sumber daya manusia butuh kondisi fisik yang baik, dan untuk saat ini sumber daya manusia di Indonesia jauh dari kata baik dengan indikatornya adalah stunting.

”Bapak Presiden ingin bisa memberikan makan secara gratis bagis seluruh rakyat Indonesia dengan cara mendirikan Badan Gizi Nasional”. sejak awal, SPPG yang dibangun diseluruh wilayah Indonesia itu untuk sebagai pintu masuk untuk bisa menjangkau seluruh orang yang membutuhkan dan bisa menjadi harapan baru dimasa depan. MBG itu tidak hanya untuk anak sekolah tetapi juga diberikan untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita,”. papar Edy Wuryanto.

Wakil Bupati Grobogan, Sugeng Prasetyo manyambut baik kegiatan sosialisasi di wilayahnya. Kegiatan ini bisa memberikan dampak yang lebih luas untuk masyarakat di Kab. Grobogan.

“Sebagai Program Pemerintah, implementasi program dari BGN mutlak untuk di dukung dan disukseskan, semua pihak harus mengantisipasi permasalahan yang mungkin terjadi. Pemerintah Daerah tidak bosan untuk meningatkan seluruh pengelola dapur SPPG untuk mengikuti dan mengimplemantasikan SOP yang sudah diberikan, terutama untuk Kepala SPPG dan Ahli Gizi agar tidak terjadi kejadian yang tidak diinginkan.” Ucap Sugeng.

Plt Deputi Bidang Promosi dan Kerjasama Badan Gizi Nasional (BGN), Gunalan, menjelaskan bahwa kickoff sosialisasi program Makan Bergizi Gratis tahun anggaran 2026 sebagai langkah awal penguatan kesiapan dan komitmen bersama dalam mengawal pelaksanaan program strategis nasional yaitu adalah Program Makan Bergizi Gratis. Program makan bergizi gratis bukan sekedar program bantuan pangan melainkan kebijakan pembangunan manusia jangka panjang yang berorientasi pada keadilan sosial pemerataan wilayah serta penguatan kualitas sumber daya manusia Indonesia secara berkelanjutan.

“Beberapa negara juga sudah memulai program sejenis MBG yang diharapkan dan harus dimulai dari hari ini dan sejak tahun 2025, kalau kita mundur lagi karena banyak protes dan lain-lain maka kita membiarkan bangsa kita sendiri menjadi kalah dari yang lain, program jangka panjang ini harus kita mulai untuk anak cucu kita kedepan menuju generasi emas Indonesia ditahun 2045,” jelas Gunalan.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan satu kebijakan status nasional yang dirancang untuk menjawab tantangan permasalahan gizi ketimpangan akses pangan bergizi serta peningkatan kualitas generasi masa depan, program ini dilaksanakan melalui pendekatan hulu dan hilir yang mencakup penyediaan makan bergizi sesuai standar penguatan dapur MBG/SPPG.

MBG tidak hanya memberikan manfaat jangka panjang tapi juga berdampak langsung berupa peningkatkan perekonomian untuk mendorong perputaran ekonomi lokal pemberdayaan pelaku usaha pangan, serta penguatan sistem pangan daerah. Inilah wujud nyata kebijakan gizi sosial ekonomi dan pembangunan berkelanjutan.

”Mari kita jaga program ini secara bersama mudah-mudahan di tahun 2026 ini apa yang menjadi permasalahan dan ketakutan kita bersama khususnya yang berhubungan dengan ’Kejadian Luar Biasa’ (KLB) bisa kita hindari kita kurangi dengan saling mengingatkan pemerintah daerah hingga satgas MBG,” tambah Gunalan.

Program Makan Bergizi Gratis lahir dari keresahan Prabowo dalam melihat masyarakat yang masih kekurangan dalam hal gizi. Prabowo Subianto sangat mendorong program Makan Bergizi Gratis ini, karena program ini akan banyak membantu masyarakat kecil yang kurang mampu untuk bisa tetap mendapatkan makan yang layak dan bergizi. Penguatan gizi sejak dini juga sejalan dengan visi Indonesia menuju generasi emas bangsa ditahun 2045. []

Berita Terkait

Berita terbaru lainnya