Jakarta - Penyanyi sekaligus penulis lagu Febinda Tito resmi merilis album terbarunya bertajuk Terbentur, Terbentur, Terbentur, sebuah karya yang lahir dari perjalanan panjang menghadapi kegagalan, kelelahan emosional, serta upaya bertahan di tengah ekspektasi hidup maupun cinta yang terus menekan.
Album ini menjadi refleksi jujur atas proses penuh keterbatasan dan ketidaktahuan, namun justru membentuk cara baru bagi Febinda dalam memahami musik dan dirinya sendiri.
Dalam produksi yang dijalani secara lebih mandiri, Febinda kembali bekerja bersama Wildan Ruruh dan Windu Airlangga, dua produser yang telah menemaninya sejak album pertama.
Bersama, mereka melewati keraguan dan tekanan di setiap tahap, menjadikan pengalaman berat tersebut sebagai fondasi untuk melahirkan karya yang lebih matang.
Judul Terbentur, Terbentur, Terbentur bukanlah keluhan, melainkan pengakuan bahwa jatuh bisa terjadi berkali-kali, dan bertahan tidak selalu berarti bangkit dengan gegap gempita.
Album ini merangkai cerita tentang perasaan yang sulit selesai, menjadi pilihan kedua, harapan yang tertunda, hingga proses berdamai dengan diri sendiri.
Di antara lapisan emosi tersebut, lagu Damai Sentosa dipilih sebagai focus track. Dengan nuansa upbeat, lagu ini menghadirkan ruang bernapas dan optimisme di tengah perjalanan penuh benturan.
Secara musikal, album ini dibangun dengan dinamika kuat, memadukan nuansa musik band khas era 2000-an dengan sentuhan pop modern, sehingga setiap lagu memiliki energi dan ruang emosional yang berbeda.
"Album ini bukan tentang solusi untuk berhasil. Tapi tentang menemani perasaan tidak nyaman yang kebingungan menemukan tempatnya untuk dirayakan," ucap Febinda Tito, dikutip Opsi pada Senin, 26 Januari 2026.
Baca juga: The Chasmala Rilis Single Baru Bertajuk Cinta Tapi Terluka
Baca juga: Duo Jazz Arumtala Rilis Single Baru, Salam Sehat
Album Terbentur, Terbentur, Terbentur milik Febinda Tito kini sudah tersedia di seluruh platform streaming digital. []