Jokowi Menghadiahi Noken Papua ke Menlu Selandia Baru

Jakarta – Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi menghadiahkan tas tradisional masyarakat Papua, noken, kepada Menteri Luar (Menlu) Negeri Selandia Baru Nanaia Mahuta yang sedang melakukan kunjungan kehormatan ke Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 15 November 2021.

Berdasarkan keterangan dari Biro Pers Sekretariat Presiden diterima Opsi di Jakarta, Presiden Jokowi juga menjelaskan mengenai pembuatan noken yang baru dibelinya dari pasar di Papua saat kunjungan kerja pada tanggal 13-14 November 2021 kemarin.

Dalam kesempatan itu, presiden menjelaskan perkembangan pembangunan di Papua. Jokowi juga menyampaikan terima kasih atas dukungan Selandia Baru terhadap integritas teritorial wilayah Indonesia.

Presiden menegaskan bahwa penghormatan hak asasi manusia (HAM) selalu menjadi perhatiannya, termasuk di Papua. Pembangunan di Bumi Cenderawasih juga menjadi prioritas Jokowi.

“Saya memfokuskan antara lain pada pembangunan infrastruktur di Papua agar Papua terkoneksi dengan bagian lain Indonesia supaya rakyat Papua menikmati kemakmuran,” ujarnya.

Sebagai gambaran, sejumlah pembangunan infrastruktur secara masif yang telah dilakukan. Di antaranya Jalan Transpapua sepanjang 3.422 kilometer, Jalan Perbatasan Papua sepanjang 1.098 kilometer, dan Jembatan Youtefa sepanjang 1,3 kilometer.

Pembangunan infrastruktur tersebut dimulai sejak periode pemerintahan pertama Presiden Jokowi.

“Saya sangat berharap Selandia Baru dapat memahami perkembangan Papua secara komprehensif,” kata Presiden Jokowi.

Presiden menyebut Selandia Baru adalah mitra penting Indonesia di kawasan Pasifik. Oleh karena itu, dirinya ingin agar kemitraan ini terus diperkuat.

“Terima kasih atas dukungan Selandia Baru pada Pacific Exposition Ke-2 yang dilakukan secara virtual,” ujar Presiden Jokowi.

Jokowi juga menegaskan, Indonesia memberikan perhatian khusus kepada Pasifik selama menjadi Ketua Presidensi Kelompok 20 (G20) pada tahun 2022.

Ia menuturkan bahwa perwakilan dari negara-negara Pasifik akan diundang dalam KTT G20 pada bulan Oktober 2022.

“Dalam COP-26 (Konferensi Para Pihak mengenai Perubahan Iklim) minggu lalu Indonesia secara khusus juga membawakan suara negara-negara kepulauan kecil yang tergabung dalam AIS (Archipelagic and Islands State),” ucap Jokowi. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Masih Syuting, Sunil Samtani Ungkap Jadwal Tayang Film Pengabdi Setan 2: Communion

Jakarta - Produser Rapi Films, Sunil Samtani, membeberkan jadwal...

Preview Piala Dunia 2026: Skotlandia vs Haiti, Duel Dua Kuda Hitam di Grup C

BOSTON, Opsi.id  – Laga pembuka Grup C Piala Dunia...

Brasil vs Maroko: Duel Panas Grup C, Selecao Hadapi Kuda Hitam Afrika

Jakarta, Opsi.id - Pertarungan menarik tersaji di Grup C...

Preview Qatar vs Swiss: Ujian Berat Sang Juara Asia

Piala Dunia 2026 Grup B San Francisco Bay...

Grace Natalie: Jokowi Segera Kenakan Jaket PSI dan Keliling Indonesia sebagai Ketua Dewan Pembina

KUPANG, Opsi.id  – Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas...

Wesly Hadiri Pelantikan Al Washliyah Siantar, Serahkan Santunan Anak Yatim Rp15 Juta

PEMATANGSIANTAR, Opsi.id  – Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi menghadiri...

Verifikasi Bansos Kini Cuma 2 Menit, Sistem AI Diklaim Pangkas Kebocoran Anggaran

JAKARTA, Opsi.id  – Pemerintah terus mematangkan sistem digitalisasi bantuan...

Berita Terbaru

Popular Categories