Tjahjo Kumolo Pastikan Tenaga Honorer Dihapus Tahun 2023

Tanggal:

Jakarta – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo memastikan tidak ada lagi tenaga honorer di instansi pemerintah usai 2023.

Kebijakan ini sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja. Dalam beleid itu, pegawai non-Pegawai Negeri Sipil (PNS) di instansi pemerintah masih tetap melaksanakan tugas paling lama lima tahun saat peraturan tersebut berlaku atau 2023.

“Terkait tenaga honorer, melalui PP (peraturan pemerintah), diberikan kesempatan untuk diselesaikan sampai dengan tahun 2023,” kata Tjahjo dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa, 17 Januari 2022.

Politikus PDI Perjuangan (PDIP) ini mengungkapkan status pegawai pemerintah mulai 2023 nanti hanya ada dua jenis, yakni PNS dan PPPK, dimana keduanya disebut Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Untuk memenuhi kebutuhan pekerjaan-pekerjaan yang sangat basic, seperti cleaning service, security, dll; itu disarankan untuk dipenuhi melalui tenaga alih daya dengan beban biaya umum, dan bukan biaya gaji (payroll),” ujarnya.

Tjahjo menambahkan, pemerintah mengutamakan rekrutmen PPPK pada 2022 untuk memenuhi kebutuhan ASN di sektor pendidikan dan kesehatan.

Pemerintah juga akan mengkaji secara menyeluruh terkait dampak dari transformasi Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) yang akan diterapkan di seluruh instansi pemerintah.

Saat ini, lebih dari sepertiga ASN menempati jabatan pelaksana, di mana posisi tersebut akan berkurang 30-40 persen seiring dengan transformasi digital.

Untuk itu, sambung Tjahjo, pemerintah mempersiapkan strategi alih tugas melalui upskilling dan reskilling agar ASN mampu melaksanakan pekerjaan yang masih dibutuhkan.

Oleh karena itu, untuk sementara, rekrutmen Tahun Anggaran 2022 difokuskan pada PPPK terlebih dahulu, khususnya untuk memenuhi kebutuhan pelayanan dasar kependidikan (guru) dan tenaga pelayanan kesehatan. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bagikan berita:

spot_imgspot_img

Populer

Baca Berita Lain
Terkait

Operasi Terancam Tertunda, Anggota DPD Penrad Siagian Bantu Aktifkan BPJS Warga Samosir

Jakarta – Sebuah persoalan administrasi nyaris menghambat tindakan medis...

Q-SYS Experience Center Resmi Hadir di Melodia Musik Jakarta

Jakarta - PT Cipta Swara Anugrah (CSA Indonesia) bersama...

Pramono Anung: Jakarta Siap Gelar FIA Rallycross World Cup 2026 di Ancol, Target 30 Ribu Penonton

‎Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan Jakarta...

Kapolres Samosir Kunjungi Anak Korban Penganiayaan Ibu Tiri

Samosir - Kepedulian terhadap masa depan anak korban kekerasan...