KH Maman Dorong Pemerintah Padukan Ketegasan Kebijakan dengan Kedekatan kepada Rakyat

Jakarta — Anggota Komisi VIII DPR RI, KH. Maman Imanulhaq, menilai pidato Presiden Prabowo Subianto pada Sidang Tahunan MPR RI, Jumat, 14 Agustus 2026, menunjukkan arah pemerintahan yang jelas.

Menurutnya, pidato tersebut menggambarkan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas, melanjutkan pembangunan, dan menjawab berbagai persoalan masyarakat.

Namun demikian, Maman mengingatkan agar seluruh jajaran pemerintah menjaga keselarasan antara visi, kebijakan, dan hasil yang dirasakan rakyat.

Pidato Presiden Dinilai Memiliki Arah yang Jelas

“Pidatonya cukup kuat karena menunjukkan arah pemerintahan yang jelas. Pemerintah ingin menjaga stabilitas, melanjutkan pembangunan, sekaligus menjawab berbagai persoalan rakyat,” ujar KH. Maman Imanulhaq.

Ia menegaskan, keberhasilan program pemerintah tidak hanya bergantung pada perencanaan. Sebaliknya, pelaksanaan di lapangan juga menjadi faktor penting.

Karena itu, seluruh birokrasi harus memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kritik Media Sosial Tetap Harus Didengar

Terkait sikap Presiden yang tetap teguh meski mendapat berbagai penilaian negatif di media sosial, Maman menilai hal tersebut sebagai bentuk keteguhan seorang pemimpin.

Menurutnya, Presiden tidak dapat menjadikan opini media sosial sebagai satu-satunya dasar dalam mengambil keputusan.

“Presiden harus mendengar kritik. Namun, keputusan negara harus berdasarkan data, kepentingan rakyat, konstitusi, dan visi jangka panjang,” katanya.

Selain itu, ia menilai kritik dari masyarakat tetap penting sebagai bahan evaluasi pemerintah.

Komunikasi Presiden Perlu Lebih Dekat dengan Rakyat

Maman juga menanggapi gaya penyampaian pidato Presiden yang dinilai lebih tekstual dan minim improvisasi.

Menurutnya, hal tersebut merupakan pilihan dalam komunikasi politik. Sebab, pidato kenegaraan membutuhkan ketepatan pesan dan kehati-hatian.

Meski begitu, ia berharap ke depan penyampaian pesan Presiden dapat semakin dekat dengan pengalaman masyarakat.

“Ketegasan substansi akan lebih kuat jika dipadukan dengan sentuhan personal. Dengan begitu, pesan Presiden bisa lebih dekat dengan emosi dan kehidupan rakyat,” jelasnya.

Kesejahteraan Rakyat Jadi Ukuran Keberhasilan

Lebih lanjut, Maman menilai pidato Presiden memberikan gambaran mengenai pembangunan fondasi untuk agenda jangka panjang pemerintah.

Ia mengapresiasi berbagai capaian yang telah dilakukan. Namun, menurutnya, masih ada tantangan besar yang harus dikawal bersama.

Beberapa tantangan tersebut antara lain peningkatan daya beli masyarakat, penyediaan lapangan kerja, pemerataan pembangunan, dan efektivitas program pemerintah.

“Ukuran keberhasilan pemerintah bukan hanya panjangnya daftar capaian. Yang paling penting adalah sejauh mana kesejahteraan dan rasa keadilan benar-benar dirasakan rakyat,” tegas KH. Maman Imanulhaq.

Ia berharap seluruh program pemerintah terus diperbaiki agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat di berbagai daerah.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Masih Syuting, Sunil Samtani Ungkap Jadwal Tayang Film Pengabdi Setan 2: Communion

Jakarta - Produser Rapi Films, Sunil Samtani, membeberkan jadwal...

Nova Arianto Bidik Laos, Garuda Muda Benahi Finishing Usai Ditahan Malaysia

Vientiane, Opsi.id  – Hasil imbang tanpa gol kontra Malaysia...

Diduga Kirim DM Mesum ke Perempuan, Dokter Obgyn di Curup Dinonaktifkan Klinik

Curup, Opsi.id – Kasus dugaan dokter spesialis obstetri dan...

Di Depan Putin, Prabowo: 1.000 Teman Terlalu Sedikit, Satu Musuh Terlalu Banyak

VLADIVOSTOK, Opsi.id  – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan tegas...

‎Pramono Anung: Pembangunan Giant Sea Wall Diperlukan untuk Tangani Banjir Rob

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan pembangunan...

PSM Makassar dapat Patch Khusus2 di Liga 1 2026/2027, Tanda Penghormatan untuk Para Juara

Makassar, OPSI.ID - PT Liga Indonesia Baru (LIB) menghadirkan...

Banjir Nepal Seret Ikan Lele Raksasa ke India, Warga Dilarang Konsumsi

BIHAR, Opsi.id  – Banjir yang menerjang Nepal membawa kejutan...

KKN ITB Nobel Dorong UMKM Salipolo Digital lewat NIB dan QRIS

PINRANG, OPSI. ID -- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)...

Berita Terbaru

Popular Categories