Viral Video Polisi Sowan ke Bahar Smith, FOKSI: Jangan Terprovokasi

Jakarta – Baru-baru ini, publik digegerkan dengan viralnya sebuah video yang memperlihatkan adanya anggota polisi dari Polda Jabar yang dinarasikan di media sosial melakukan sowan dan memeluk Bahar bin Smith.

Menanggapi pro-kontra yang terjadi di tengah masyarakat, Forum Komunikasi Santri Indonesia (FOKSI) menyayangkan publik yang mudah terprovokasi dengan narasi-narasi yang ada di media sosial.

Ketua Umum Dewan Pimpinan FOKSI Muhammad Natsir mengatakan bahwa kedatangan anggota Polda Jabar tersebut adalah untuk menyampaikan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP). Diantarnya surat tersebut ke kediaman Bahar Smith, semata merupakan pendekatan humanis dari kepolisian.

“Masyarakat terlalu cepat diprovokasi narasi di media sosial. Tujuan anggota Polda Jabar bertemu Bahar bin Smith untuk mengantarkan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP),” kata Muhammad Natsir, dikutip Opsi pada Jumat, 31 Desember 2021.

“Di sisi lain, status Bahar masih belum sebagai tersangka. Sehingga tentunya Polda Jabar mengantarkan SPDP dengan komunikasi yang humanis,” ujar dia.

Muhammad Natsir mengajak masyarakat untuk tidak terprovokasi dan tidak menyalahartikan tujuan kedatangan anggota Polda Jabar ke kediaman Bahar bin Smith.

Ketua Umum FOKSI menegaskan, pengantaran surat secara langsung ke kediaman Bahar Smith sama sekali tidak melanggar aturan dan masih sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“SPDP kasus Bahar diantar langsung Polisi sudah sesuai prosedur. Tidak perlu disalahartikan dan dibesar-besarkan,” kata dia.

“Kami dari Forum Komunikasi Santri menghormati proses hukum dan memberikan kepercayaan sepenuhnya kepada institusi Polri untuk mengusut kasus dugaan ujaran kebencian ini,” ujar Natsir. 

Terkait dugaan ujaran kebencian yang dialamatkan kepada Bahar bin Smith, Muhammad Natsir mengingatkan kepada masyarakat terkhusus tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk selalu mengedepankan kalimat yang santun dan tidak provokatif ketika memberikan pernyataan, pidato, ataupun ceramah. 

“Bangsa Indonesia terdiri dari beragam suku, agama, dan golongan. Negara ini berdiri di atas konsensus kita bersama. Sehingga tidak tepat ketika ada tokoh yang kemudian menyebarkan kata-kata permusuhan ataupun kebencian berbau SARA kepada individu ataupun kelompok tertentu. Mari kita jaga bersama persatuan kita,” tegas Natsir. 

FOKSI mendukung adanya proses hukum terhadap oknum ataupun kelompok yang menyebarkan ujaran kebencian, permusuhan, dan menimbulkan konflik antar individu maupun kelompok di tengah masyarakat. 

“Kami mengapresiasi dan menghormati sikap tegas Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit dan Kapolda Jabar Irjen Pol. Suntana yang berdiri di atas semua golongan dan berpegang kepada konstitusi dalam menjaga kamtibnas di tengah masyarakat,” kata dia.

Baca juga:  IPM Ajak Masyarakat Dukung Polri Tetapkan Bahar Smith Jadi Tersangka

Baca juga:  Habib Bahar Smith Kembali Dilaporkan ke Polisi Soal Ujaran Kebencian | opsi.id/

“Kami berharap ke depannya tidak ada lagi kasus ujaran kebencian di Indonesia, terlebih yang dilakukan oleh alim ulama ataupun tokoh masyarakat. Sudah seharusnya kita terus meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan tanpa adanya konflik di negara ini,” tutur Natsir. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Masih Syuting, Sunil Samtani Ungkap Jadwal Tayang Film Pengabdi Setan 2: Communion

Jakarta - Produser Rapi Films, Sunil Samtani, membeberkan jadwal...

Latihan Angkat Beban Bantu Tetap Sehat dan Aktif Saat Menua, Ini Kata Para Ahli

JAKARTA, Opsi.id  – Banyak orang mengandalkan olahraga kardio seperti...

Jeda Hidrasi di Piala Dunia 2026 Tuai Pro dan Kontra, Disebut Ubah Momentum Pertandingan

JAKARTA, Opsi.id  – Kebijakan jeda hidrasi (hydration break) yang...

Pramono Anung Paparkan Kemajuan Fondasi Pelayanan Publik Menuju Jakarta Kota Global di Singapura

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memaparkan kemajuan...

Soft Opening Matos Sport Hub, Perkuat Tren Olahraga dan Ruang Komunitas di Mamuju

Mamuju, OPSI.ID - Matos Sport Hub resmi soft opening...

Spanyol vs Cape Verde: Raksasa Eropa Hadapi Debutan Nekat di Piala Dunia 2026

Atlanta, Opsi.id  — Hari keempat Piala Dunia 2026 menyuguhkan...

Prabowo Ajak Jerman Perbesar Investasi di Sektor Energi Hijau hingga Hilirisasi Industri

JAKARTA, Opsi.id – Presiden Prabowo Subianto mengundang Jerman untuk...

Selengkapnya PP 24/2026 tentang Tata Kelola Ekspor SDA Strategis, Batu Bara hingga Sawit Wajib Melalui BUMN

JAKARTA, Opsi.id – Presiden Prabowo Subianto resmi menerbitkan Peraturan...

Jerman Mengamuk! Hancurkan Debutan Curaçao 7-1 dan Kuasai Puncak Grup E

HOUSTON, Opsi.id   – Timnas Jerman menunjukkan statusnya sebagai salah...

Berita Terbaru

Popular Categories