Medan – Tim SAR gabungan yang dikoordinir Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan menemukan remaja bernama Muhamad Riski (16) dalam kondisi meninggal dunia.
Sebelumnya dilaporkan terseret arus di Sungai Belawan.
Korban ditemukan pada Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 07.50 WIB di aliran Sungai Belawan.
Tepatnya di bawah jembatan, berjarak sekitar 1 kilometer dari lokasi awal kejadian di Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan.
Pencarian memasuki hari ketiga sejak korban dilaporkan hilang.
Tim SAR gabungan melakukan penyisiran intensif sejak pagi melalui apel dan briefing yang dipimpin koordinator lapangan.
Operasi dilakukan dengan metode kombinasi, meliputi penyisiran darat di bantaran sungai.
Pencarian menggunakan perahu rafting, serta pemanfaatan teknologi seperti aqua eye dan drone thermal.
Baca juga: Curah Hujan Tinggi, Kabupaten Mandailing Natal Nyaris Tenggelam
Upaya tersebut membuahkan hasil saat korban ditemukan mengapung dan langsung dievakuasi sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, sebut keberhasilan operasi merupakan hasil kerja sama seluruh unsur SAR gabungan.
“Sejak hari pertama, tim SAR telah melakukan pencarian maksimal dengan berbagai metode. Pada hari ketiga, korban berhasil ditemukan dan segera dievakuasi serta diserahkan kepada keluarga,” ujarnya.
Operasi SAR ini melibatkan sejumlah unsur, antara lain Basarnas Medan, Polsek Sunggal, BPBD Kota Medan, perangkat kelurahan, serta masyarakat dan keluarga korban.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan resmi ditutup dan seluruh personel yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing. []

