Jakarta – Kehadiran single “Dopamine (Bukan Haluuu)” dari Roni Joni, Rycko Ria, dan Naomi Ivo bukan sekadar rilisan baru. Lagu ini menjadi bukti nyata bahwa genre HipDut semakin mengakar sebagai tren musik populer di Indonesia.
Mengangkat tema cinta anak muda, lagu ini menggambarkan bagaimana kehadiran seseorang bisa menjadi “dopamine” dalam hidup. Bahagia, berdebar, dan penuh semangat, semua disampaikan dengan cara ringan dan menghibur.
“Kami ingin mengangkat sesuatu yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Ketika seseorang jatuh cinta, ada rasa bahagia dan semangat yang muncul, seolah menjadi energi positif dalam hidupnya,” tutur Roni Joni.
“Perasaan itulah yang kami coba gambarkan melalui lagu ini. Karena itu kami memilih judul ‘Dopamine (Bukan Haluuu)’ agar terasa unik, mudah diingat, sekaligus mewakili cerita yang ingin kami sampaikan,” ujar dia.
HipDut dipilih karena dianggap paling sesuai dengan konsep yang ingin dibangun. Genre ini memberi ruang eksplorasi musik modern, namun tetap akrab di telinga pendengar. Dengan begitu, lagu “Dopamine (Bukan Haluuu)” bukan hanya relevan, tetapi juga memperkuat posisi HipDut sebagai genre yang digemari.
Roni Joni hadir sebagai DJ dengan karakter musik enerjik, Rycko Ria membawa sentuhan produser yang tengah viral, sementara Naomi Ivo melengkapi kolaborasi ini dengan vokal ekspresif dan lirik yang relatable.
Naomi menegaskan bahwa lirik lagu ini menangkap cara anak muda mengekspresikan rasa suka dan jatuh cinta. Karakter vokalnya membuat lagu semakin hidup dan punya identitas kuat.
Dengan konsep ringan, genre populer, serta perpaduan karakter tiga musisi berbeda, single “Dopamine (Bukan Haluuu)” diharapkan mampu menemani banyak orang dan memberi energi positif. Lagu ini sekaligus membuktikan bahwa musik sederhana dan jujur tetap bisa meninggalkan kesan mendalam.
Single ini resmi dirilis pada 26 Juni 2026 dan tersedia di seluruh platform musik digital. []

