Prediksi Rupiah Hari Ini
Ketidakpastian geopolitik tersebut turut mendorong kenaikan harga minyak mentah dunia — kondisi yang semakin menekan sentimen pasar keuangan global, termasuk terhadap mata uang negara berkembang seperti rupiah.
Kenaikan harga minyak dinilai dapat memicu tekanan inflasi global dan memperburuk prospek ekonomi dunia apabila konflik terus bereskalasi.
Lukman Leong menilai, meski AS dan China telah menyepakati sejumlah kerja sama dalam pertemuan bilateral mereka, perhatian pasar saat ini lebih tertuju pada risiko lonjakan harga energi akibat konflik Timur Tengah.
Investor juga masih menunggu keputusan lanjutan dari pemerintahan AS terkait kemungkinan kelanjutan serangan terhadap Iran.
Dengan kondisi tersebut, rupiah diperkirakan bergerak di kisaran Rp 17.550 hingga Rp 17.650 per dolar AS pada perdagangan hari ini. []


