Jakarta – Dunia musik Indonesia hari ini menyaksikan sebuah kolaborasi besar yang melampaui batasan genre dan generasi. Dua sosok ikonik dengan karakter kuat, Pusakata dan Haddad Alwi, resmi merilis single kolaborasi spiritual bertajuk “Menghitung”.
Karya ini bukan sekadar lagu biasa. Ia menjadi sebuah perjalanan reflektif yang mengajak pendengarnya untuk merenungkan makna cinta dan kasih sayang. Di dalamnya, tersirat pesan tentang rahmat Tuhan yang tak terhingga dalam setiap detak kehidupan manusia.
Single “Menghitung” hadir sebagai pengingat lembut di tengah dunia yang serba terukur bahwa tidak semua hal dalam hidup dapat dikonversi menjadi angka.
Pesan Cinta yang Melampaui Logika
Lewat lirik yang puitis dan penuh kedalaman, lagu ini menggambarkan kasih sayang, kedamaian, dan pengampunan sebagai sesuatu yang melampaui logika. Cinta Sang Pencipta pun digambarkan sebagai hal yang tak bisa dihitung secara matematis. Meski demikian, nilai-nilai tersebut senantiasa hadir nyata dalam setiap langkah kehidupan.
Lagu ini menjadi undangan bagi setiap jiwa untuk berhenti sejenak dari hiruk-pikuk dunia dan merenungkan perjalanan hidup. Melalui refleksi tersebut, pendengar diajak menyadari keberadaan cinta yang selalu menjaga, baik dalam kondisi terang maupun di titik paling gelap sekalipun.
Harmoni Dua Karakter Kuat
Sinergi antara Pusakata dan Haddad Alwi menciptakan sebuah harmoni musikal yang terasa sangat hangat dan penuh makna. Pusakata, yang selama ini dikenal luas melalui kekuatan storytelling serta aransemen akustik yang emosional, memberikan fondasi yang kokoh pada lagu ini.
Sementara itu, kehadiran Haddad Alwi membawa nuansa spiritual yang sangat kuat dan mendalam. Sebuah karakter yang telah melekat padanya selama puluhan tahun. Kolaborasi ini menghasilkan karya yang terasa sangat tenang, damai, dan memiliki relevansi tinggi bagi pendengar dari berbagai latar belakang keyakinan maupun usia.
Secara teknis musikal, “Menghitung” dibalut dengan aransemen akustik yang lembut, intim, dan sangat rapi. Suasana reflektif yang dibangun mampu membawa pendengar masuk ke dalam ruang perenungan yang sangat personal.
Lagu ini tidak hanya berdiri sebagai karya spiritual semata. Tetapi juga bertransformasi menjadi pengingat tentang kontradiksi hidup: bahwa di tengah kehidupan yang sementara, selalu ada cinta yang abadi dan rahmat yang tidak terbatas.
Harapan besar disematkan pada perilisan “Menghitung” agar lagu ini bisa menjadi teman setia bagi para pendengar dalam berbagai momen kehidupan.
Baik saat seseorang sedang mencari ketenangan maupun ketika merenung sendirian, lagu ini hadir sebagai teman refleksi. Ia juga menjadi pengingat akan kasih yang selalu menyertai dalam setiap perjalanan hidup yang penuh liku.
Kini, kehangatan kolaborasi spiritual antara Pusakata dan Haddad Alwi sudah dapat dinikmati secara luas di seluruh platform streaming digital mulai hari ini. []


