Solusi Bangun Indonesia (SMCB) Bagikan Dividen Rp329,3 Miliar, 50% dari Laba Bersih

Jakarta – PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (Persero) Tbk. atau SMCB memutuskan menebar dividen senilai Rp329,3 miliar kepada para pemegang saham untuk tahun buku 2025. Nilai tersebut setara dengan 50% dari laba bersih yang dicatat perseroan, yang mencapai Rp658,7 miliar.

Keputusan pembagian dividen sebesar 50% dan sisa laba bersih 50% lainnya digunakan untuk operasional perusahaan itu disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Solusi Bangun Indonesia untuk Tahun Buku 2025 yang digelar di Jakarta pada Jumat, 22 Mei 2026, kemarin.

Jika dibandingkan dengan pembagian dividen tahun buku 2024 sebesar Rp372 miliar, nominal dividen SMCB tahun ini tercatat turun sekitar 11,83% secara tahunan atau year on year (yoy). Meski demikian, perseroan tetap mempertahankan rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio) sebesar 50% dari laba bersih.

Penurunan nilai dividen sejalan dengan tekanan terhadap kinerja laba perseroan sepanjang 2025. Di mana industri semen domestik masih dibayangi tantangan berupa kelebihan pasokan (oversupply). Kenaikan biaya energi dan komoditas, serta persaingan pasar yang semakin ketat.

Situasi tersebut turut memengaruhi performa perusahaan, di tengah kontraksi volume industri semen sebesar 4,5% dan turunnya konsumsi semen nasional sekitar 1,5%.

Baca juga: Prabowo Turun Langsung ke DPR, Sinyal Pemerintah Sadar Sedang Hadapi Tekanan

Kendati menghadapi tekanan, SMCB bersama induk usahanya, PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) atau SIG, mulai mencatat perbaikan kinerja sejak semester II/2025. Langkah sinergi dan transformasi bisnis yang dijalankan dinilai berhasil menjaga profitabilitas perusahaan.

Solusi Bangun Indonesia (Persero) Tbk melakukan Public Expose di Jakarta pada Jumat, 22 Mei 2026. Foto: Morteza Syariati Albanna.

Direktur Utama Solusi Bangun Indonesia Rizki Kresno Edhie Hambali mengatakan pembagian dividen menjadi bentuk komitmen perseroan dalam memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham.

Menurut dia, tahun 2025 menjadi periode yang penuh tantangan bagi industri semen nasional.

“Namun, melalui disiplin operasional, penguatan sinergi bersama SIG, serta transformasi komersial, Perseroan mampu menjaga profitabilitas dan memperkuat fundamental untuk pertumbuhan bisnis jangka panjang,” kata Rizki dalam keterangan resminya dikutip, Minggu, 24 Mei 2026.

Selain agenda pembagian dividen, RUPST juga menyetujui pengangkatan kembali Yasuhide Abe sebagai Direktur Perseroan hingga 2031. Serta mengesahkan laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan tahun buku 2025. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Ello dan Sandhy Sondoro Pukau Penonton di Konser Twilite Orchestra Presents The Beatles & Queen

Jakarta - Perhelatan musik lintas generasi yang sangat dinantikan...

Crocs Resmikan Concept Store Terbaru di Grand Indonesia dengan Sentuhan Lokal

Jakarta - Jenama alas kaki global terkemuka, Crocs, kembali...

MALIQ & D’Essentials Buka Album Baru Lewat Single Arah Labuh

Jakarta - Memasuki ambang usia seperempat abad di kancah...

Putusan MA soal Suket Gibran, PKB Kaji Jalur Hak Angket atau Langsung HMP

JAKARTA — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tengah mengkaji penggunaan...

Jansen Sitindaon Singgung Pasal 7A UUD 1945: Gibran Mundur atau Dimakzulkan

JAKARTA — Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Jansen...

Pakar Hukum Tata Negara Nilai Jabatan Wapres Gibran Gugur Usai Putusan MK dan MA

JAKARTA — Pakar Hukum Tata Negara Universitas Mulawarman, Herdiansyah...

Pramono Anung: Investasi Jakarta pada Q3-2026 Tembus Rp249,3 Triliun, Tertinggi Secara Nasional

Jakarta - Realisasi investasi Jakarta sepanjang Januari–September 2026 atau...

Berita Terbaru

Popular Categories