Jakarta – Penyanyi Stevan Pasaribu kembali merilis karya terbaru berjudul “Lama Tak Bermalam Minggu”, sebuah lagu yang merefleksikan kehidupan banyak orang dewasa yang tenggelam dalam rutinitas, sibuk dengan pekerjaan, namun diam-diam menyimpan rasa sepi. Lagu ini menjadi potret nyata tentang kesendirian di tengah hiruk pikuk aktivitas sehari-hari.
Single “Lama Tak Bermalam Minggu” menceritakan sosok yang berangkat pagi, pulang larut malam, lalu kembali ke rumah tanpa ada yang menanti. Rutinitas yang berulang menumbuhkan rasa kosong sekaligus harapan sederhana: betapa indahnya jika ada seseorang yang menyambut, memberi arti pada malam minggu yang selama ini terasa sunyi.
Dalam proses kreatifnya, Stevan bekerja sama dengan Kennel Music yang berbasis di Stockholm, Swedia. Kolaborasi ini menghasilkan warna musik yang segar, dengan tambahan potongan lirik berbahasa Inggris yang memperkuat kedalaman emosional lagu.
Baca juga: SMI Festival 2026 Siap Digelar, Hadirkan Kolaborasi Artis Nasional hingga Internasional
Music video “Lama Tak Bermalam Minggu” turut menggambarkan keseharian seorang pria yang terjebak dalam rutinitas tanpa jeda. Hingga suatu hari ia bertemu seorang wanita yang perlahan mengubah suasana hidupnya. Dari pertemuan sederhana itu lahir harapan baru, menghadirkan kehangatan di tengah kesepian. Serta membangkitkan kembali keinginan untuk dicintai dan merayakan malam minggu.
Melalui lagu ini, Stevan Pasaribu ingin menyampaikan pesan bahwa kita tidak benar-benar sendiri dalam kesendirian. Tidak apa-apa jika hari ini belum memiliki pasangan, karena setiap orang punya waktunya masing-masing. Jika belum datang sekarang, mungkin waktu sedang memberi ruang agar semuanya hadir di saat yang paling tepat.
Single ini resmi dirilis pada 6 Mei 2026 di seluruh platform musik digital. Siap menjadi teman refleksi bagi siapa pun yang merasakan kesepian di tengah rutinitas, sekaligus pengingat bahwa harapan selalu ada. []


