Survei Terbaru SMRC: Separuh Publik Tak Lagi Puas dengan Kinerja Prabowo

JAKARTA, Opsi.id  – Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto turun menjadi 51,1 persen pada Juli 2026.

Hasil survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan persepsi masyarakat terhadap kondisi ekonomi menjadi faktor utama yang mendorong penurunan tersebut.

Direktur Eksekutif SMRC, Deni Irvani, mengatakan tren penurunan kepuasan terjadi cukup tajam dalam beberapa bulan terakhir.

Pada November 2025, tingkat kepuasan terhadap pemerintahan Prabowo masih berada di angka 81,2 persen.

Angka itu kemudian turun menjadi 66,4 persen pada survei Februari–Maret 2026, sebelum kembali merosot menjadi 51,1 persen pada Juli 2026.

“Persepsi publik bahwa kondisi ekonomi nasional memburuk merupakan faktor utama di balik menurunnya kepuasan terhadap kinerja pemerintahannya,” ujar Deni Irvani dalam konferensi pers yang disiarkan secara daring, Minggu (26/7/2026).

Survei mencatat 49,4 persen responden menilai kondisi ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kategori buruk atau sangat buruk.

Sebaliknya, hanya 15,7 persen responden yang menilai kondisi ekonomi nasional masih baik.

Angka tersebut turun tajam dibandingkan November 2025, ketika sekitar 40 persen responden masih memberikan penilaian positif terhadap kondisi ekonomi.

Menurut Deni, hasil survei ini menunjukkan adanya kesenjangan antara indikator makroekonomi dan persepsi masyarakat.

Meski sejumlah indikator ekonomi masih mencatat pertumbuhan positif, manfaatnya dinilai belum sepenuhnya dirasakan oleh masyarakat.

Baca juga: Prabowo Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Tegaskan Awal Pengabdian untuk Bangsa

Selain persoalan ekonomi, survei juga menemukan memburuknya penilaian publik terhadap kondisi politik dan penegakan hukum.

Sebanyak 42,8 persen responden menilai situasi politik di Indonesia berada dalam kondisi buruk atau sangat buruk, meningkat signifikan dibandingkan 23 persen pada November 2025.

Sementara itu, tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintah di bidang politik turun menjadi 13,5 persen, jauh di bawah capaian 35,8 persen pada survei sebelumnya.

Dalam aspek penegakan hukum, 37,6 persen responden juga menyatakan kondisi saat ini tergolong buruk atau sangat buruk.

Survei SMRC melibatkan 749 responden yang diwawancarai pada 5–19 Juli 2026 dengan margin of error sekitar 3,7 persen.

Janji-janji Prabowo

Prabowo Subianto mulai menjabat sebagai Presiden pada Oktober 2024 setelah memenangkan Pemilihan Presiden 2024.

Dalam masa pemerintahannya, ia menjanjikan percepatan pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen, pemberantasan korupsi, serta berbagai program strategis nasional.

Baca juga: Kompak, Prabowo dan Gibran Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB

Namun sepanjang 2026, pemerintah menghadapi sejumlah tantangan, antara lain pelemahan nilai tukar rupiah, tekanan terhadap pasar keuangan, kekhawatiran mengenai belanja negara yang dinilai ekspansif.

Hingga pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menghadapi berbagai kendala sehingga anggarannya telah mengalami penyesuaian.

Di tengah tantangan tersebut, defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 diperkirakan melebar hingga 2,85 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Keren, di Samosir Mobil Dinas Bupati Bisa Digunakan untuk Mobil Pengantin

SAMOSIR, Opsi.id – Pemerintah Kabupaten Samosir menghadirkan kebijakan baru...

Arditio Rilis Single Dosa Terindah, Refleksi Realitas Psikologis Cinta Tak Terucap

Jakarta - Industri musik tanah air kembali diramaikan oleh...

Perkuat Eksistensi di Industri Musik, Igan Baswara Rilis Single Ikut Aku Pulang

Jakarta - Lanskap industri musik Indonesia kembali kedatangan karya...

PSIM Yogyakarta Pecat Pelatih Jean-Paul van Gastel, Ini Penyebabnya

Yogyakarta, OPSI.ID - PSIM Yogyakarta resmi mengakhiri kerja sama...

Menteri PKP Maruarar Sirait Apresiasi BNI Percepat Penyaluran KPR FLPP Rumah Subsidi

Jakarta – Bank Negara Indonesia (BNI) mempercepat penyaluran Kredit...

Dorong PT 5 Persen, Sekjen Golkar Fokus Tambah Kursi DPR Dibanding Menang Pemilu 2029

Makassar, OPSI.ID - Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muh Sarmuji...

Aksi Prajurit TNI di Makassar Bagi-bagi Masker Gratis ke Warga

MAKASSAR – Jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 1408/Makassar turun...

Berita Terbaru

Popular Categories