Tarif Rp1 saat HUT Jakarta ke-499, Transjakarta Perkuat Layanan Hadapi Lonjakan Penumpang

Jakarta – Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani menilai kebijakan tarif khusus Rp1 yang diberlakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta, menjadi momentum untuk memperkuat budaya penggunaan transportasi publik.

‎Ayu Wardhani mengatakan tarif Rp1 berlaku pada seluruh layanan Transjakarta, mulai dari Bus Rapid Transit (BRT), Non-BRT, Mikrotrans, hingga Transjabodetabek pada Senin, 22 Juni 2026 dan pada akhir pekan 27-28 Juni 2026.

‎Menurut Ayu, kebijakan tersebut tidak hanya memberikan kemudahan akses transportasi murah bagi masyarakat, tetapi juga menjadi upaya strategis untuk memperkenalkan pengalaman menggunakan transportasi publik kepada lebih banyak warga.

‎Untuk mendukung kebijakan tersebut, Transjakarta melakukan penguatan operasional melalui penyesuaian armada di sejumlah koridor dan rute yang berpotensi mengalami peningkatan permintaan.

‎Saat ini, ujar dia, Transjakarta mengoperasikan 14 koridor utama dengan total 244 rute yang didukung sebanyak 5.151 unit armada, terdiri dari armada konvensional dan berbasis listrik.

‎Ayu menyampaikan, optimalisasi petugas layanan juga dilakukan di berbagai titik yang berpotensi mengalami kepadatan pelanggan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan standar keamanan dan kenyamanan tetap terjaga.

‎“Hingga saat ini, Transjakarta melayani rata-rata 1,4 juta pelanggan setiap harinya. Jam operasional layanan tetap berjalan normal tanpa penambahan waktu operasional,” katanya dalam keterangan resmi pada Senin, 22 Juni 2026.

‎Selain berlaku pada 22 Juni 2026, tarif khusus Rp1 juga akan kembali diterapkan pada 27–28 Juni 2026 bertepatan dengan rangkaian puncak perayaan HUT Jakarta.

Transjakarta pun telah menyiapkan langkah antisipasi terhadap potensi peningkatan jumlah pelanggan pada periode tersebut.

‎“Transjakarta mengimbau masyarakat memanfaatkan momentum tarif khusus ini sebagai kesempatan beralih ke transportasi publik yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan, sekaligus merencanakan perjalanan melalui kanal informasi resmi Transjakarta,” tutur Ayu Wardhani.

‎

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

El Popo Buka EP Dumbo Fantastico Lewat Single Ngantuk

Jakarta - Dunia modern, khususnya bagi mereka yang hidup...

CUAN.AI, Inovasi Mahasiswa ITPLN Raih Juara 2 Nasional

Jakarta – Tim Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Institut...

Slowdive hingga Caribou Bakal Manggung di Joyland Sessions 2026

Jakarta - Promotor penyelenggara Plainsong Live secara resmi merilis...

Unit Indie-Pop Bogor, Starrducc Siap Gebrak Panggung Music Lane Festival Okinawa

Jakarta - Industri musik independen tanah air kembali mencatatkan...

Protocol Afro Bungkus Suara Kritis Kepada Sistem di Single Anarki

Jakarta - Industri musik independen Indonesia selalu menarik untuk...

Wantimpres Bukan Sekadar Pengkritik, Ini Kedudukan dan Tugasnya

JAKARTA, Opsi.id  – Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) memiliki kedudukan...

Buntut Diusir dari Ruang Sidang, Ahli Relawan Gibran Adukan Wakil Ketua MK dan Hakim ke MKMK

JAKARTA, Opsi.id – Persidangan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum...

Formasi Laporkan 9 Hakim MK ke MKMK Terkait Perkara Ijazah Gibran

Jakarta, OPSI.ID - Mahasiswa Indonesia (Formasi) melaporkan sembilan hakim Mahkamah...

Berita Terbaru

Popular Categories