KedaiKOPI: Tingginya Pengangguran dan Kurangnya Lapangan Kerja Jadi PR Jokowi

Jakarta – Direktur Eksekutif Lembaga Survei KedaiKOPI Kunto Adi Wibowo menghimpun pendapat publik melalui survei terbaru yang dilakukan lembaganya terkait masalah yang dihadapi masyarakat saat ini.

Menurutnya, sekitar 37 persen responden atau 444 orang yang diwawancara berpendapat, pandemi Covid-19 masih menjadi masalah utama. Di sisi bersamaan, ada 17,4 persen responden lainnya menilai tingginya pengangguran dan kurangnya lapangan kerja menjadi problem yang banyak dialami masyarakat di era rezim Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Dalam hasil survei yang diterima Opsi di Jakarta, Minggu, 19 Desember 2021, masalah lain yang menjadi perhatian publik, antara lain tingginya harga kebutuhan pokok (9 persen), korupsi (6,1 persen), tingginya utang luar negeri (4,6 persen), rendahnya daya beli masyarakat (4,5 persen), terpuruknya ekonomi (3,9 persen).

Kemudian, kemiskinan dan kesenjangan (3,7 persen), tidak meratanya distribusi bantuan (1,5 persen), dan layanan pendidikan kurang merata (1,6 persen).

Terlepas dari berbagai masalah itu, mayoritas responden, kata Kunto, tetap mengaku nyaman dengan kepemimpinan Presiden Jokowi.

Sekitar 68,8 persen dari 1.200 responden mengaku nyaman, sementara 31,2 persen mengaku sebaliknya. Menurut dia, ada berbagai alasan responden mengaku nyaman dengan kepemimpinan Jokowi, antara lain mereka merasa negara aman, nyaman, dan kebebasannya terjamin. Setidaknya ada 28,8 persen dari 826 responden yang menyampaikan alasan itu.

Alasan lainnya, para responden mengapresiasi penyaluran bantuan ke rakyat, pembangunan lebih merata, sosok Jokowi sebagai pemimpin prorakyat, penanganan Covid-19, dan perekonomian yang dinilai mulai membaik.

Namun, sebanyak 374 responden berpendapat sebaliknya karena mereka menilai rakyat tidak sejahtera, nasib tenaga kerja memburuk, pembangunan ekonomi tidak merata, adanya diskriminasi dan ancaman keamanan, layanan kesehatan tidak merata, korupsi, dan tingginya utang negara selama Pemerintahan Presiden Jokowi dan Wapres Ma`ruf Amin. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Aston Villa Buka Peluang Enam Wakil Premier League di Liga Champions

Jakarta, Opsi.id - Keberhasilan Aston Villa menjuarai UEFA Europa...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Jennifer Lopez Kembali dengan Kisah Cinta Baru, Office Romance Tayang 5 Juni

JAKARTA, Opsi.id  – Platform streaming Netflix kembali menghadirkan film...

Dino Patti Djalal Minta Prabowo Kurangi Kunjungan Luar Negeri

JAKARTA, Opsi.id  – Diplomat senior Indonesia, Dino Patti Djalal,...

Daftar Skuad Piala Dunia 2026 Mulai Bermunculan, Grup B Ini Selengkapnya 

JAKARTA, Opsi.id  – Menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026 pada...

Ancelotti Tak Menyesal Panggil Neymar yang Cedera 

RIO DE JANEIRO, Opsi.id – Pelatih Timnas Brasil, Carlo...

Lagu Indonesia Timur Makin Mendominasi Spotify, Dosen UPRI Ungkap Rahasianya

Makassar, OPSI.ID - Kehadiran platform musik digital seperti Spotify...

Mohamed Salah Pimpin Skuad Mesir untuk Piala Dunia 2026

KAIRO, Opsi.id  – Tim Nasional Mesir resmi mengumumkan daftar...

Pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih di Nisel Terkendala, Kades Belum Teken Dokumen

NIAS SELATAN, Opsi.id  – Rencana pembangunan Gedung Koperasi Merah...

HIMAKAHA FK Unhas Dorong Mahasiswa Aktif Mengadvokasi Isu Strategis

Makassar, OPSI.ID - Himpunan Mahasiswa Kedokteran Hewan Fakultas Kedokteran...

Berita Terbaru

Popular Categories