Pasien Gagal Jantung Tidak Disarankan Konsumsi Banyak Air, Ini Alasannya

Jakarta – Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Antonia Anna Lukito tak menyarankan mereka yang mengalami gagal jantung meminum banyak air.

“Dalam kondisi seseorang dengan masalah jantung, minum yang banyak menambah beban jantung,” kata dia dalam webinar bertajuk “Deteksi Dini Jantung: Apakah Mungkin?”, dikutip Jumat, 19 November 2021.

Antonia mengatakan pada kondisi jantung, yakni lemah jantung dan gagal jantung, asupan air terlalu banyak bisa menyebabkan kerja jantung bertambah tinggi dan membuatnya lebih lelah.

“Banyak dokter jantung pada kondisi jantung tertentu, yakni lemah jantung dan gagal jantung biasanya merekomendasikan tidak boleh minum terlalu banyak. Secukupnya, sesuai jumlah yang dianjurkan,” kata dia.

Asupan cairan ini tak sebatas pada air putih. Tetapi juga pada makanan dengan kandungan air tinggi seperti buah-buahan tertentu, kuah sup dan lainnya.

Menurut Antonia, pembatasan asupan air juga biasanya diterapkan pada kondisi penyakit jantung katup, mereka yang habis mengalami serangan jantung.

Batas Asupan Air1.000-1.500 cc per Hari

Berbicara jumlah, maka bisa bervariasi. Pada mereka yang sudah terkena gagal ginjal, maka asupan air yang diperbolehkan 1.000-1.500 cc per 24 jam, dengan syarat pasien tidak diam-diam mendapatkan air dari sumber lainnya.

“Pasien kalau sudah haus apapun dilakukan. Itu kita sebenarnya kalau haus, rongga mulut sampai ke tenggorokan. Badan kita tidak haus, fine-fine saja, selama kencing lancar dan bening, tidak kekurangan cairan,” kata dia.

Bila rongga mulut haus, pasien disarankan berkumur untuk menghilangkan rasa haus di lokasi itu dan bisa menelan air pada tegukan terakhir.

Pada mereka dengan kondisi gagal jantung mengalami sejumlah gejala antara lain lemas. Melakukan aktivitas sehari-hari pun menjadi terbatas, semisal biasanya sanggup naik tangga lantai 3, sekarang 1 lantai saja sudah capek.

Gejala lainnya, penumpukan cairan di paru sehingga pasien jadi batuk, susah napas, padahal tidak ada riwayat sakit paru.

Selain itu, muncul bengkak berupa penumpukan cairan di tungkai bawah mata kaki tungkai paha dan bahkan perut.

“Sesak atau tidak mampu tidur terlentang, ini waspada ada cairan di jantung atau paru. Tidak boleh menunda ke dokter,” kata Antonia. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Aston Villa Buka Peluang Enam Wakil Premier League di Liga Champions

Jakarta, Opsi.id - Keberhasilan Aston Villa menjuarai UEFA Europa...

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Raya Sebut Arsenal Penuh Percaya Diri Jelang Final Liga Champions

Inggris, Opsi.id - Kiper Arsenal, David Raya, menyebut keberhasilan...

Kresek Hitam untuk Daging Kurban Dinilai Berisiko bagi Kesehatan dan Lingkungan

JAKARTA, Opsi.id  – Penggunaan kantong plastik kresek hitam untuk...

Messi Cedera Paha Jelang Piala Dunia 2026, Argentina Menahan Napas

MIAMI, Opsi.id  — Kabar mengkhawatirkan datang dari kubu Argentina...

FIFA Rilis Jadwal Fase Grup Piala Dunia 2026, Deretan Big Match Langsung Tersaji

JAKARTA, Opsi.id  – FIFA resmi merilis jadwal pertandingan fase...

Lindee Cremona Rilis Single Hiphop Malas Tapi Terpaksa Bareng Kawizz

Jakarta - Single terbaru Lindee Cremona bertajuk "Malas Tapi...

‎Hasil SNBT 2026 Diumumkan: 256 Ribu Peserta Lolos Seleksi PTN, Tingkat Kelulusan Capai 29,42 Persen

‎Jakarta – Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB)...

Daftar Tuan Rumah Piala Dunia Bertambah Jadi 18 Negara, Edisi 2026 Cetak Sejarah Baru

Jakarta, Opsi.id - Piala Dunia Sepak Bola terus mencatat...

Berita Terbaru

Popular Categories