Kresek Hitam untuk Daging Kurban Dinilai Berisiko bagi Kesehatan dan Lingkungan

JAKARTA, Opsi.id  – Penggunaan kantong plastik kresek hitam untuk membagikan daging kurban saat Iduladha kembali menjadi sorotan.

Selain dinilai tidak aman untuk makanan, plastik non food grade juga disebut berdampak buruk terhadap lingkungan karena sulit terurai.

Mengacu pada penjelasan Badan Pengawas Obat dan Makanan tahun 2019, sebagian besar plastik kresek berasal dari hasil daur ulang berbagai limbah.

Mulai dari produk pangan, bahan kimia, hingga pestisida.

Ketua Program Studi Gizi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, Agung Nugroho, mengatakan penggunaan kantong plastik sekali pakai, terutama kresek hitam hasil daur ulang, berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat.

“Kantong plastik mengandung zat karsinogen dan logam berat seperti timbal yang berisiko bagi kesehatan. Selain itu, plastik sekali pakai membutuhkan waktu sangat lama untuk terurai di alam,” ujarnya dikutip dari CNA, Senin (25/5/2026).

Senada dengan itu, profesor teknologi pangan dari Institut Pertanian Bogor, Purwiyatno Hariyadi, menyoroti risiko kontaminasi dari plastik non food grade yang bersentuhan langsung dengan makanan, termasuk daging kurban.

“Banyak plastik yang beredar, terutama kresek hitam, bukan food grade. Jika kontak langsung dengan makanan, komponen dari plastik tersebut bisa berpindah ke makanan,” jelasnya.

Baca juga: Perumda Dharma Jaya Siapkan 900 Ekor Sapi, Penuhi Kebutuhan Idul Adha

Menurut Prof Purwiyatno, kantong kresek hitam umumnya berasal dari produk daur ulang dengan riwayat penggunaan yang tidak diketahui.

Plastik itu bisa saja berasal dari wadah pestisida maupun limbah yang mengandung logam berat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Masih Syuting, Sunil Samtani Ungkap Jadwal Tayang Film Pengabdi Setan 2: Communion

Jakarta - Produser Rapi Films, Sunil Samtani, membeberkan jadwal...

Bupati Gowa Laporkan 2 Saksi Pansus Angket DPRD ke Bareskrim Polri

Gowa, OPSI.ID - Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang melaporkan...

Grup Band UNGU Siapkan Konser 30 Tahun Bertajuk Waktu Yang Dinanti: Final Chapter

Jakarta - Selama tiga dekade, UNGU bukan sekadar menjadi...

Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 Dimulai 5 Juli

•Big Match Portugal vs Spanyol hingga Brasil Tantang Norwegia Jakarta,...

Usai Oplas Rp65 Juta, Elly Sugigi Tegas: Saya Tak Mau Lagi Sama Laki-laki Jelek

Jakarta, OPSI.ID - Artis sekaligus komedian Elly Sugigi mengungkapkan...

Wali Kota Wesly Pimpin Penampilan Pesona Budaya Simalungun dan Ragam Etnis di Karnaval Budaya Nusantara

Pematangsiantar, Opsi.id - Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH...

IPW Minta Kapolri Turun Tangan Evaluasi Kapolres Labuhanbatu soal Tahanan Kabur

Labuhanbatu, Opsi.id - Indonesia Police Watch (IPW) mengkritik keras...

Diduga Rekayasa Penculikan untuk Tutupi Korupsi, Wali Kota di Meksiko Terancam 16 Tahun Penjara

Jakarta, Opsi.id – Wali Kota Tenancingo, Negara Bagian Meksiko,...

Berita Terbaru

Popular Categories