Kupang, OPSI.ID – Korban meninggal dunia akibat gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) terus bertambah.
Hingga Minggu (16/8/2026) pukul 08.30 WITA, sebanyak 48 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara 64 lainnya mengalami luka-luka.
Kepala Kantor SAR Maumere sekaligus Koordinator Misi SAR, Fathur Rahman, mengatakan jumlah tersebut masih bersifat sementara.
Tim gabungan hingga kini masih melakukan pencarian terhadap warga yang diduga tertimbun material bangunan maupun reruntuhan akibat gempa.
“Data sementara sebanyak 48 orang meninggal dunia dan 64 orang luka-luka. Kemungkinan masih bertambah karena masih ada yang tertimbun,” kata Fathur, Minggu.
Operasi pencarian dan pertolongan pada hari ini dipusatkan di sejumlah wilayah terdampak, termasuk Kota Mbay, Kabupaten Nagekeo, serta kawasan Reo di Kabupaten Manggarai.
Tim gabungan mulai diterjunkan sejak pukul 06.00 WITA dengan membawa personel serta peralatan pendukung untuk mempercepat proses pencarian dan evakuasi.
Sebelumnya, operasi SAR sempat menghadapi kendala akibat akses jalan menuju sejumlah lokasi terdampak tertutup longsor.

