Makassar, OPSI.ID – Universitas Hasanuddin (Unhas) segera mengerahkan mahasiswa melalui program KKN Tematik Tanggap Bencana guna mendukung penanganan dan pemulihan masyarakat yang terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT), yang terjadi pada Sabtu, 14 Agustus 2026.
Segera setelah informasi mengenai bencana diketahui, Sub Direktorat Pembelajaran Berbasis Masyarakat pengelola program Kuliah Kerja Nyata Unhas langsung berkoordinasi dengan Pusat Studi Kebencanaan Unhas.
Setelah melakukan analisis situasi, diputuskan pada hari yang sama untuk mengaktifkan KKN Tanggap Bencana.
Program ini merupakan wujud keterlibatan Unhas dalam membantu penanganan bencana melalui kontribusi mahasiswa yang memiliki keahlian sesuai kebutuhan di lapangan.
Kepala Subdirektorat Pembelajaran Berbasis Masyarakat Unhas, Dr. Sulaeha, menyatakan bahwa KKN Tanggap Bencana adalah bentuk penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat.
Tujuan utama program ini adalah memperkuat kapasitas dan ketangguhan masyarakat di wilayah yang rawan bencana.
“Program ini bertujuan menghadirkan kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung upaya penanganan dan pemulihan pascabencana, memperkuat kapasitas serta ketangguhan masyarakat, sekaligus memberikan pengalaman pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat,” jelas Dr. Sulaeha.


