Kresek Hitam untuk Daging Kurban Dinilai Berisiko bagi Kesehatan dan Lingkungan

Ia menambahkan, bahan pembuat kresek hitam juga disebut mengandung polivinil klorida (PVC). Yang secara internasional dikategorikan sebagai zat berbahaya sehingga tidak dianjurkan bersentuhan langsung dengan makanan.

Meski demikian, dokter spesialis penyakit dalam konsultan hematologi-onkologi, Andhika Rachman, menilai risiko penggunaan plastik non food grade dalam waktu singkat relatif kecil selama daging segera dipindahkan ke wadah yang lebih aman.

“Biasanya setelah menerima daging kurban, masyarakat langsung mengolah atau memindahkannya di hari yang sama, sehingga kontaknya tidak terlalu lama,” katanya.

Menurut dr Andhika, risiko yang lebih perlu diperhatikan justru berasal dari cara pengolahan daging yang kurang tepat.

Seperti membakar daging hingga gosong atau terlalu sering mengonsumsi daging olahan dan makanan awetan.

Selain persoalan kesehatan, penggunaan kantong kresek saat Idul Adha juga diperkirakan meningkatkan jumlah sampah plastik nasional.

Baca juga: Komitmen Tekan Sampah Plastik, Coca-Cola Inisiasi Program Plastic Reborn 3.0

Berdasarkan data Kementerian Pertanian, jumlah hewan kurban pada 2024 mencapai 1,97 juta ekor.

Sementara itu, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan memperkirakan timbulan sampah plastik saat Idul Adha 2024 mencapai 608 ton atau setara sekitar 121,5 juta lembar kantong kresek.

Agung Nugroho menilai momentum Idul Adha seharusnya menjadi sarana edukasi untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

“Menjaga lingkungan juga bagian dari amanah agama. Umat Islam harus menjadi aktor utama dalam gerakan penyelamatan lingkungan,” tegasnya.

Kini, sejumlah panitia kurban mulai beralih menggunakan pembungkus ramah lingkungan.

Seperti daun pisang, besek bambu, hingga wadah reusable berbahan food grade untuk mendistribusikan daging kurban kepada masyarakat. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Harga Minyak Anjlok 7,9%, Negosiasi AS-Iran Jadi Sorotan Pasar

Jakarta, OPSI.ID - Harga minyak mentah dunia mengalami tekanan...

‎Solusi Bangun Indonesia (SMCB) Gelar RUPSLB, Bidik Pasar Semen Domestik dan Ekspor

‎Jakarta - PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) memperkuat...

Album iqro’ Milik Raim Laode Pecahkan Rekor Spotify dan Tembus Tangga Lagu Global

Jakarta - Penyanyi sekaligus penulis lagu berbakat Indonesia, Raim...

M3TIN Rilis Single Berbahasa Indonesia, Kutitipkan pada Hujan

Jakarta - Proyek musik multibahasa asal Istanbul, Türkiye, M3TIN,...

Barsena Bestandhi Rilis Single Coba Lagi, Jadi Soundtrack Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati

Jakarta - Musisi asal Bandung, Barsena Bestandhi, resmi meluncurkan...

Pemprov DKI Jakarta – New York University Jajaki Kerja Sama Bidang Pendidikan dan Olahraga

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menandatangani Letter...

JFW 2026, Wagub Rano Karno Yakin Dalam 5 Tahun Jakarta Jadi Kota Sinema

Jakarta — Jakarta Film Week (JFW) 2026 siap digelar...

Jokowi Resmi Jadi Kader PSI, Tunjukkan KTA Saat Rakorda di Bandung

BANDUNG, Opsi.id — Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi)...

Berita Terbaru

Popular Categories