Jakarta, Opsi.id – Salah satu nama paling ikonik di tunggal putri Indonesia resmi meninggalkan Pelatnas PBSI.
Gregoria Mariska Tunjung mengajukan pengunduran diri setelah 12 tahun menjadi bagian dari skuad nasional, dengan alasan utama kondisi kesehatan yang belum pulih sepenuhnya.
PP PBSI mengonfirmasi penerimaan surat pengunduran diri itu pada Jumat (15/5/2026), setelah sebelumnya Gregoria berkomunikasi langsung dengan Kabid Binpres Eng Hian dan kepala pelatih tunggal putri Imam Tohari.
Vertigo yang Belum Tuntas
Keputusan ini bukan datang tiba-tiba. Gregoria disebut telah melalui pertimbangan panjang sebelum akhirnya menyerahkan surat mundur.
Vertigo yang ia derita menjadi hambatan yang belum bisa diatasi sepenuhnya — membuatnya merasa belum siap kembali ke lapangan, apalagi bersaing di level internasional.
BACA JUGA: Viktor Axelsen Pensiun dari Bulu Tangkis Profesional
“Hingga saat ini, Gregoria merasa belum pulih sepenuhnya dan belum memiliki kepercayaan diri untuk kembali bertanding,” demikian keterangan resmi PP PBSI.
Dalam suratnya, Gregoria menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus dan pelatih atas kepercayaan yang diberikan selama lebih dari satu dekade.
“Gregoria adalah atlet yang telah memberikan banyak kontribusi dan kebanggaan untuk Indonesia. Kami menghormati keputusan yang diambil dan berharap yang terbaik untuk kesehatan serta masa depannya,” ujar Eng Hian.


