GAMKI Minta JK Hadapi Proses Hukum, Dugaan Penistaan Agama Diminta Diusut Tuntas

JAKARTA – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menegaskan laporan hukum terhadap Jusuf Kalla tetap berjalan.

Organisasi kepemudaan Kristen itu meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan penistaan agama yang dilaporkan terkait pernyataan JK soal konflik Ambon dan Poso.

Kuasa hukum GAMKI, Stein Siahaan, mengatakan tidak ada warga negara yang berada di atas hukum, termasuk tokoh nasional sekalipun.

Menurutnya, penyelesaian kasus ini penting untuk menjaga rasa keadilan dan kerukunan antarumat beragama.

Polemik bermula dari pidato JK di Masjid Universitas Gadjah Mada pada 5 Maret 2026.

Dalam pernyataannya, JK menyinggung konflik agama dengan mencontohkan konflik Ambon dan Poso. JK menyebut agama Islam dan Kristen menganggap mati atau membunuh sebagai jalan syahid.

Stein menilai ucapan itu menimbulkan persoalan karena dianggap memakai narasi umum yang dapat ditafsirkan menyudutkan kelompok agama tertentu.

“Kesalahan beliau adalah menyebut agama Kristen mengajarkan membunuh orang Islam adalah syahid. Beliau tidak memakai diksi spesifik orang Islam dan Kristen di Ambon serta Poso saja, tapi mengeneralisir agama Kristen secara keseluruhan,” ujarnya Sabtu (18/4/2026).

Menurut Stein, tokoh publik harus cermat memilih kata. Jika ada pihak yang merasa dirugikan, maka mekanisme hukum harus dijalankan.

GAMKI juga memastikan tidak akan terpengaruh oleh bantahan yang telah disampaikan pihak JK.

BACA JUGA: Polemik Pernyataan Jusuf Kalla, PP GMKI Minta Kader dan Eks Ketum Taat Konstitusi Organisasi

Fokus utama mereka, kata Stein, adalah mengawal proses laporan di Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri.

“GAMKI tidak melapor sendirian, namun mewakili 20 lembaga Kristen dan ormas lainnya, antara lain DPP Asosiasi Pendeta Indonesia, DPP Horas Bangso Batak, Aliansi Timur Indonesia, Garda Borgo Manguni, dan lainnya,’ jelasnya.

Ia berharap penanganan perkara dilakukan secara objektif, transparan, dan tanpa perlakuan khusus terhadap siapa pun.

Kasus ini menambah panjang daftar polemik yang menyeret pernyataan tokoh publik ke ranah hukum, terutama jika dinilai menyentuh isu sensitif seperti agama dan konflik sosial. []

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Aston Villa Buka Peluang Enam Wakil Premier League di Liga Champions

Jakarta, Opsi.id - Keberhasilan Aston Villa menjuarai UEFA Europa...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

DPRD DKI Minta Pemprov Jakarta Kaji Matang Wacana Kenaikan Tarif TransJakarta

‎Jakarta – Wacana kenaikan tarif TransJakarta masih menjadi salah...

Hadapi Binjai City, Persimaju Optimistis Raih Tiga Poin Pembuka

Mamuju, OPSI.ID - Optimisme tinggi menyelimuti Persimaju Mamuju menjelang...

Jalan Berdarah PSG ke Final Liga Champions: Singkirkan Chelsea, Liverpool hingga Bayern!

BUDAPEST, Opsi.id  – Paris Saint-Germain datang ke final Liga...

Final Liga Champions: Arsenal dan PSG Siapkan Kejutan Taktik di Panggung Terbesar Eropa

BUDAPEST, Opsi.id  – Final Liga Champions 2025/2026 antara Arsenal...

Kondisi Transaksi Internasional Tidak Sebaik Klaim Bank Indonesia

*Opini: Awalil Rizky, Ekonom Bright Institute Jakarta - Kinerja Neraca...

Timnas Inggris Umumkan Skuad untuk Piala Dunia 2026

Inggris, OPSI.ID - Timnas Inggris menjadi salah satu favorit...

Alvin Lapian dan Grace Kaitlin Rilis Single Kolaborasi Bertajuk Memori

Jakarta - Dua solois muda berbakat, Alvin Lapian dan...

Bukan Barcelona atau Man City, Ini Klub Sepak Bola Terkaya di Dunia Tahun 2026

MADRID, Opsi.id  – Real Madrid kembali menegaskan dominasinya di...

Berita Terbaru

Popular Categories