Profil Andi Hakim Febriansyah, Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Ditangkap Polda Sumut

Medan – Nama Andi Hakim Febriansyah menjadi perhatian publik setelah ditetapkan sebagai tersangka pada 13 Maret 2026 oleh Polda Sumut.

Dia kemudian diamankan dalam kasus dugaan penggelapan dana milik anggota CU Paroki Aek Nabara senilai sekitar Rp28 miliar.

Pernah Jabat Kepala Kas BNI Aek Nabara

Berdasarkan keterangan kepolisian, Andi Hakim Febriansyah merupakan mantan Kepala Kas PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Unit Aek Nabara yang berada di bawah Cabang Rantauprapat. 

Dalam posisinya itu, ia disebut memiliki akses dan relasi langsung dengan nasabah di wilayah tersebut.

Diduga Tawarkan Produk Fiktif

Penyidik menyebut kasus bermula sejak 2019 ketika tersangka diduga menawarkan produk bernama “BNI Deposito Investment” kepada pengelola dana CU Paroki Aek Nabara dengan iming-iming bunga 8 persen per tahun.

Namun, polisi menyatakan produk tersebut bukan produk resmi BNI dan tidak tercatat dalam sistem perbankan.

Dugaan Pemalsuan Dokumen dan Aliran Dana

Dalam proses penyidikan, Andi Hakim Febriansyah juga diduga melakukan pemalsuan dokumen.

Seperti bilyet deposito dan dokumen transaksi, lalu mengalihkan dana ke rekening pribadi, rekening istrinya, dan perusahaan miliknya.

Sempat ke Luar Negeri

Setelah kasus dilaporkan pada Februari 2026, tersangka diketahui meninggalkan Indonesia dan menuju Australia melalui Bali. 

Polisi kemudian berkoordinasi dengan berbagai pihak hingga akhirnya Andi Hakim Febriansyah kembali ke Indonesia dan diamankan di Bandara Kualanamu pada 30 Maret 2026.

Kasus Masih Berjalan

Saat ini, penyidik masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam perkara tersebut. 

Sementara BNI menyatakan kasus ini merupakan tindakan individu di luar sistem resmi perusahaan.

Kasus Andi Hakim menjadi sorotan luas karena menyangkut dana masyarakat dan kepercayaan publik terhadap lembaga keuangan. []

3 KOMENTAR

  1. Hallo.. Bagi masyarakat indonesia yg mempunyai uang atau tabungan di bank BNI mending ditarik saja pindah je bank yg anda percaya..
    Melihat kasus ini BNI cuci tangan. padahal tersangka (Andi Hakim Febriansyah) melakukan penipuan waktu itu masih sebagai PEGAWAI BANK BNI dan lagi penipuan tersebut menggunakan NAMA BANK BNI. Kalau BANK BNI CUCI TANGAN lalu apa gunanya LPS (lembaga penjamin simpanan) ? Dan mama kredibilitas BAMK PERINTAH kl tra cuci tangan.?
    Ayoo xabut dari bank BNI pindah ke bank lain saja

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

GAMKI Minta JK Hadapi Proses Hukum, Dugaan Penistaan Agama Diminta Diusut Tuntas

JAKARTA – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menegaskan...

Bejat! Oknum Kiai di Pati Cabuli 50 Santriwati di Ponpes

Pati, Opsi.id - Kasus pencabulan kembali terungkap. kali ini...

Profil Karutan Balige Valen Sonar Rumbiak, Sah Menyandang Marga Pardede

Toba, Opsi.id - Kepala Rutan Kelas IIB Balige, Valen...

Isu Viral di Indonesia Awal Mei 2026: dari Aksi Buruh hingga Tren TikTok

Jakarta, Opsi.id – Memasuki awal Mei 2026, berbagai isu...

Andien Rilis Single Jatuh Pelan, Kolaborasi dengan Agus Kristianto

Jakarta - Penyanyi Andien resmi merilis single terbaru berjudul...

Wen & the Wknders Hadirkan Jangan Kau Lepas Lagi dengan Formasi Baru

Jakarta - Grup band indie Wen & the Wknders...

Pak Jokowi! Eks Presiden Ikut Yoga Bareng Warga di Depan Rumahnya

Solo, Opsi.id — Pagi yang cerah di Gang Kutai...

MBG Jadi Penggerak Ekonomi Desa, Sayur Petani Mamasa Laris Diserap Dapur Gizi

Mamasa, OPSI.ID - Kehadiran Program Makanan Bergizi Gratis (MBG)...

Tri Sukses Gelar H3RO Esports 6.0, Siap Lanjut ke 7.0

Jakarta - Dunia Esports di Indonesia kembali ramai dengan...

Start dari Baris Ketujuh, Veda Ega Pratama Siapkan Serangan Balik di Moto3 Catalunya

Barcelona, Opsi.id  – Posisi start bukan segalanya di Moto3...

Prabowo Ungkap Rahasia Perang: “Kalau Tidak Ada Beras, Tentara pun Susah Beroperasi”

Tuban, Opsi.id  – Momen ketika Presiden Prabowo berbicara bukan...

Berita Terbaru

Popular Categories