Bejat! Oknum Kiai di Pati Cabuli 50 Santriwati di Ponpes

Pati, Opsi.id – Kasus pencabulan kembali terungkap. kali ini terjadi di salah satu Pondok Pesantren (Ponpes) di Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati.

Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Dika Hadian Widyaama menjelaskan, kasus pencabulan ini dilaporkan oleh korban pada Juli 2024.

Dalam laporan tersebut, korban yang merupakan santriwati mengaku mendapatkan kekerasan seksual (pencabulan) berturut-turut sejak Februari 2020 hingga Januari 2024 di Ponpes.

”Saat kejadian tahun 2020 korban berusia masih 15 tahun,” ujar Dika, Senin (4/5/2026).

Dia menambahkan, yang dilaporkan berinisial A, yang merupakan kiai pengasuh salah satu ponpes di Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati.

Setelah mendapatkan laporan pencabulan, pihak kepolisian langsung melakukan pemeriksaan.

”Kita dari satreskrim sudah melakukan pemeriksaan beberapa saksi. Mulai pengasuh dan juga orang tua korban. Mengingat saat itu korban masih di bawah umur,” jelasnya.

Dalam penanganan kasus pencabulan ini, pihak kepolisian juga melibatkan beberapa pihak.

Di antaranya adalah Pekerja Sosial (Pesos), Bapas dan Dinas terkait untuk mendampingi anak.

”Kami sudah mengumpulkan barang bukti yakni surat seprinsita pada bulan November 2024 terhadap yang bersangkutan yakni sebuah handphone dan juga terhadap korban dan saksi. Baik pakaian dalam dan juga atribut yang digunakan korban, maupun pelaku saat kejadian,” ungkap dia.

Pihaknya pun mengungkapkan modus kiai cabul dalam kasus pencabulan ini, dalam upaya mengelabui para korban.

Kiai cabul itu mendoktrin korban harus taat terhadap guru, sampai akhirnya diduga bisa melakukan aksi pencabulan santriwati.

”Modusnya mendoktrin santriwati dengan doktrin tarikah yang intinya di situ yang namanya murid harus ikut dengan guru. Dalam hal ini santriwati menurut ustadz dan juga Kiai,” tandas dia.

Kasus pencabulan ini pada akhirnya memancing amarah warga setempat, PCNU, Fatayat NU hingga GP Ansor Pati.

Mereka mengutuk keras. Bahkan warga, GP Ansor Pati dan Aliansi Santri Pati untuk Demokrasi (Aspirasi) juga menggelar demo di ponpes tersebut pada Sabtu (2/5/2026) lalu.

Belakangan terungka total 50 santriwati yang sdah dicabuli oknum Kiai tersebut. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Keren, di Samosir Mobil Dinas Bupati Bisa Digunakan untuk Mobil Pengantin

SAMOSIR, Opsi.id – Pemerintah Kabupaten Samosir menghadirkan kebijakan baru...

Arditio Rilis Single Dosa Terindah, Refleksi Realitas Psikologis Cinta Tak Terucap

Jakarta - Industri musik tanah air kembali diramaikan oleh...

Perkuat Eksistensi di Industri Musik, Igan Baswara Rilis Single Ikut Aku Pulang

Jakarta - Lanskap industri musik Indonesia kembali kedatangan karya...

PSIM Yogyakarta Pecat Pelatih Jean-Paul van Gastel, Ini Penyebabnya

Yogyakarta, OPSI.ID - PSIM Yogyakarta resmi mengakhiri kerja sama...

Menteri PKP Maruarar Sirait Apresiasi BNI Percepat Penyaluran KPR FLPP Rumah Subsidi

Jakarta – Bank Negara Indonesia (BNI) mempercepat penyaluran Kredit...

Dorong PT 5 Persen, Sekjen Golkar Fokus Tambah Kursi DPR Dibanding Menang Pemilu 2029

Makassar, OPSI.ID - Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muh Sarmuji...

Aksi Prajurit TNI di Makassar Bagi-bagi Masker Gratis ke Warga

MAKASSAR – Jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 1408/Makassar turun...

Berita Terbaru

Popular Categories