Black Horses Resmi Rilis Album Ketiga Bertajuk Jahanam

Jakarta – Band rock asal Jakarta, Black Horses, resmi meluncurkan album ketiga bertajuk “Jahanam” di bawah naungan Firefly Records, anak perusahaan Musica Records. Album ini berisi sembilan lagu dan menjadi karya penting dalam perjalanan musik Black Horses. Karena untuk pertama kalinya seluruh lirik ditulis dalam bahasa Indonesia.

Album “Jahanam” diproduseri oleh John Paul Patton alias Coki (Kelompok Penerbang Roket, Ali, Portura). Kehadirannya membawa band ini menjelajahi wilayah baru dalam konseptual musikalitas, dengan setiap lagu sarat pesan satir yang tegas namun tetap realistis.

Balutan classic rock yang segar sekaligus “kotor” tetap mempertahankan energi eksplosif khas Black Horses.

Dua single terdahulu, “Tirani Tua” dan “Distorsi Menggema”, kini hadir bersama enam materi baru. Lagu “Jejak Waktu” dipilih sebagai unggulan setelah perilisan album. Sekaligus menjadi penanda kedewasaan musikal Black Horses tanpa harus menegaskan identitas mereka sebagai band rock.

Video musik “Jejak Waktu” turut dirilis, menegaskan pesan bahwa kekuatan musik tidak selalu membutuhkan kata-kata kasar untuk menyampaikan intensitas.

Dalam pernyataannya, vokalis Oscario menuturkan, “Album ini adalah bentuk respon bagi para Kusir dan pendengar kami untuk bisa lebih relate dengan apa yang kami rasakan belakangan ini. Terutama situasi yang terjadi di sekitar kita, apapun konteksnya.”

BACA JUGA: Spotify Party of the Year(s) Hadirkan Nostalgia 20 Tahun Musik Digital

Lucky Azhary menambahkan, “Ini lebih dari sekadar album atau kumpulan lagu. Ini adalah penanda zaman dari Black Horses untuk kita semua yang tinggal di Indonesia.”

Produser Coki turut menjelaskan proses kreatif album ini, “Proses produksi materi-materi dalam album ini punya tantangannya sendiri. Syukurnya, saya sudah mengenal semua personil Black Horses dengan baik. Tantangannya lebih kepada bagaimana menghasilkan output yang idealis, namun tetap dapat diterima audiens.”

Secara musikal, “Jahanam” dirancang untuk menonjolkan semangat live band dan kebebasan dalam memaknai perasaan yang dialami pendengar saat menyaksikan Black Horses tampil di panggung. Dari sisi lirik, band ini tidak berusaha menggurui, melainkan berbagi rasa dan pengalaman.

Pesan yang ingin disampaikan sederhana namun kuat. Kebebasan itu nyata, dan selama masih hidup, setiap orang berhak mengambil sikap yang akan memengaruhi generasi berikutnya.

Dengan album “Jahanam”, Black Horses menegaskan posisinya sebagai salah satu band rock Indonesia yang berani bereksperimen, tetap eksplosif, dan relevan dengan konteks sosial yang sedang berlangsung.

Album ini telah tersedia di berbagai platform musik digital dan dipandang sebagai tonggak baru dalam perjalanan musik mereka. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Profil Andi Hakim Febriansyah, Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Ditangkap Polda Sumut

Medan - Nama Andi Hakim Febriansyah menjadi perhatian publik...

GAMKI Minta JK Hadapi Proses Hukum, Dugaan Penistaan Agama Diminta Diusut Tuntas

JAKARTA – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menegaskan...

Boyband Kpop BTS Bakal Konser di Stadion Utama GBK Jakarta

Jakarta - Grup idola K-pop Bangtan Sonyeondan (BTS) resmi...

Polisi Ubrak-abrik Sarang Narkoba di Deli Serdang, Tiga Pengedar Ditangkap-Gubuk Transaksi Dibakar

Deli Serdang, Opsi.id  — Petugas kepolisian mengubrak-abrik sarang narkoba...

‎Kasus Pers Diseret ke Pidana, Polda Metro Jaya Berupaya Kriminalisasi Jurnalis?

Jakarta – Dua media daring dari Teropongistana.com dan Halloyouth.pikiran-rakyat.com,...

Koalisi Korban Bersurat ke Sejumlah Lembaga, Minta Pengawalan Sidang Terdakwa Risdianto Lubis

Padangsidimpuan, OPSI.ID - Koalisi korban dan keluarga korban dalam...

SDK Optimistis PT Danantara SDA Ciptakan Pasar Ekspor yang Lebih Sehat dan Stabil

Mamuju, OPSI.ID - Gubernur Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi...

Maguire Terkejut Ditinggal Tuchel untuk Piala Dunia 2026

London, Opsi.id - Pelatih timnas Inggris Thomas Tuchel mengumumkan...

Berita Terbaru

Popular Categories