Spotify Party of the Year(s) Hadirkan Nostalgia 20 Tahun Musik Digital

Jakarta – Spotify merayakan perjalanan panjangnya dengan menghadirkan fitur baru bernama Party of the Year(s). Fitur ini dirancang sebagai bagian dari perayaan ulang tahun ke-20 Spotify, yang memperingati tahun berdirinya perusahaan, bukan tahun peluncuran layanan pada 2008.

Bagi pengguna di Amerika Serikat, Spotify baru hadir pada 2011, sehingga pengalaman ini terasa seperti kilas balik penuh nostalgia.

Party of the Year(s) bekerja mirip dengan Spotify Wrapped, tetapi cakupannya jauh lebih luas. Alih-alih hanya menyoroti satu tahun terakhir, fitur ini menampilkan seluruh perjalanan pengguna sejak pertama kali bergabung.

Pengguna bisa melihat kembali hari pertama mereka menggunakan aplikasi, jumlah total lagu unik yang pernah diputar, lagu pertama yang didengarkan, hingga artis yang paling sering menemani sepanjang waktu.

Sebagai penutup, Spotify menghadirkan playlist berisi 120 lagu teratas milik pengguna. Sama seperti Wrapped, tersedia pula kartu berbagi khusus yang memuat informasi tersebut. Kartu ini bisa diposting di media sosial atau dibagikan kepada teman, menjadikan pengalaman nostalgia semakin menyenangkan.

Fitur ini hanya tersedia di aplikasi, bukan melalui web player. Untuk mengaksesnya, pengguna cukup membuka aplikasi Spotify dan mencari kata kunci “Spotify 20” atau “Party of the Year(s)”. Dengan cara ini, setiap orang bisa merayakan perjalanan musik pribadi mereka bersama Spotify.

Meski dikenal sebagai pionir dalam menghadirkan pengalaman mendengarkan musik digital, Spotify juga tak lepas dari kritik.

Perusahaan kerap berinvestasi pada hal-hal di luar musik, dan hingga kini masih dianggap memberikan bayaran yang relatif rendah bagi para artis, meski posisinya dominan di pasar. Kritik ini menjadi bagian dari dinamika perjalanan Spotify selama 20 tahun terakhir.

Dengan Party of the Year(s), Spotify berusaha menegaskan kembali komitmennya menghadirkan pengalaman personal bagi pengguna.

Fitur ini bukan hanya sekadar nostalgia, tetapi juga cara untuk memperkuat hubungan emosional antara pengguna dan musik yang mereka cintai. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Masih Syuting, Sunil Samtani Ungkap Jadwal Tayang Film Pengabdi Setan 2: Communion

Jakarta - Produser Rapi Films, Sunil Samtani, membeberkan jadwal...

Unit Deathmetal, Siksa Kubur Lepas EP Dari Langit

Jakarta - Hampir tiga dekade sejak berdiri pada 1996,...

Messi vs Kane-Bellingham: Rivalitas Abadi Argentina-Inggris Pecah di Semifinal Piala Dunia 2026

Jakarta, Opsi.id - Salah satu rivalitas terpanas dalam sejarah...

Wali Kota Wesly Silalahi Buka MPLS di UPTD SDN 122332 Jalan Sudirman

Pematangsiantar, Opsi.id - Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH...

Bantah Kabur ke Luar Negeri, Kejagung Pastikan Febrie Adriansyah Masih di Indonesia dan Kooperatif

Jakarta, Opsi.id  — Kejaksaan Agung (Kejagung) akhirnya angkat bicara...

Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Pindah Tangan ke Kejagung, Tim Khusus Dibentuk

Jakarta, Opsi.id  — Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi membentuk tim...

Wabah Parasit Penyebab Diare Meluas di Michigan, Lebih dari 1.000 Orang Terinfeksi

MICHIGAN, Opsi.id – Negara bagian Michigan, Amerika Serikat, tengah...

Berita Terbaru

Popular Categories