Jakarta – Musisi Sal Priadi kembali jadi sorotan dengan rilisan terbarunya berjudul “Kepala, Pundak, Kerja Lagi”. Lagu ini bukan sekadar single biasa, melainkan soundtrack resmi (OST) untuk film “Monster Pabrik Rambut” yang akan tayang di bioskop mulai 4 Juni 2026.
Kalau biasanya Sal dikenal lewat lagu-lagu romantis seperti Gala Bunga Matahari atau “Ada Titik-Titik di Ujung Doa”, kali ini ia tampil beda.
Dalam liriknya, lagu “Kepala, Pundak, Kerja Lagi” mengangkat keresahan soal kelelahan bekerja, lembur, dan dinamika dunia kerja. Lagu ini bahkan dibuka dengan lirik yang familiar sejak kecil. Tapi dibawa ke nuansa muram yang terasa relevan dengan kehidupan banyak orang.
“Awal lagunya ditulis di lokasi syuting. Ini pengalaman baru dan dahsyat. Lagu ini terasa seperti marching solidaritas untuk para pekerja, semoga bisa jadi anthem lembur,” kata Sal Priadi.
Ia juga berkolaborasi dengan produser musik elektronik Attila Syah untuk menciptakan soundscape yang berbeda dari karya-karya sebelumnya.
Video lirik lagu “Kepala, Pundak, Kerja Lagi” yang dirilis bertepatan dengan Hari Buruh sudah ditonton lebih dari 2,5 juta kali di YouTube. Antusiasme ini menunjukkan bahwa eksplorasi baru Sal diterima dengan baik oleh pendengar.
Film “Monster Pabrik Rambut” sendiri digarap oleh sutradara Edwin bersama rumah produksi Palari Films. Selain Sal, film ini juga dibintangi oleh Rachel Amanda, Lutesha, Iqbaal Ramadhan, Didik Nini Thowok, dan Kev.
Ceritanya menyoroti isu overwork dan lembur, tema yang dekat dengan kehidupan sehari-hari banyak pekerja.
Dengan lagu ini, Sal Priadi membuktikan dirinya bukan hanya piawai menulis kisah cinta, tapi juga mampu menyuarakan keresahan sosial lewat musik. Lagu “Kepala, Pundak, Kerja Lagi” terasa seperti anthem baru bagi para pekerja yang berjuang di tengah rutinitas panjang. []


