Alasan August Hamonangan PSI Minta Pramono Anung Tiru Jurus Blusukan Jokowi

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui bahwa pihaknya tidak bisa mengetahui semua masalah secara langsung. Anggota Komisi C DPRD DKI sekaligus Penasihat Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), August Hamonangan pun menyinggung kembali polemik DKI-1 tidak ingin masuk ke gorong-gorong.

“Mas Pram pernah mengatakan kalau ia tidak ingin masuk ke gorong-gorong, tapi bekerja pakai otak dan pikiran. Seolah-olah meremehkan aksi turun ke masyarakat untuk mengetahui dan berhadapan secara langsung dengan masalah-masalah yang ada,” katanya dalam rilis resmi dikutip Senin, 27 Juli 2026.

“Tapi, sekarang terbukti bahwa tidak semua masalah bisa langsung ketahuan jika hanya mengandalkan cara-cara biasa saja. Seorang pemimpin harus turun dan blusukan ke masyarakat untuk mendengarkan secara langsung keluhan-keluhan mereka,” ucap August menambahkan.

Menurut August, kemampuan seorang pemimpin untuk blusukan dan turun ke masyarakat itu akan mempermudah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendeteksi lebih dini masalah-masalah yang akan muncul di masyarakat. Sehingga, penyelesaiannya bisa dilakukan secara lebih cepat dan lancar lagi nantinya.

“Ketika blusukan, kita bisa mengetahui masalah-masalah yang dialami oleh masyarakat secara lebih cepat lagi. Jadi, tidak perlu menunggu viral dulu sebelum bergerak. Kerja secara sistematis dengan menggunakan otak dan pikiran melalui birokrasi memang penting. Tapi, itu tidak menutup kemungkinan adanya masalah-masalah yang luput dari perhatian,” ucapnya.

Bahkan, August mengajak Pramono untuk ikut ‘blusukan’ seperti Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), jika dirinya bersedia.

Maka itu, August berharap Pramono bisa mendengar keluhan-keluhan masyarakat secara langsung dan bergerak gesit untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahannya.

“Kalau perlu, Mas Pram saya ajak ‘blusukan’ nanti. Kita akan mendengarkan secara langsung masalah-masalah yang dialami oleh warga sehingga, banyak persoalan yang selama ini belum diperhatikan oleh Pemprov DKI bisa segera diatasi,” tutur August.

“Seperti Pak Jokowi yang sudah mulai ‘blusukan’ sejak menjadi Gubernur DKI. Kemudian, saat menjabat presiden selama 2 periode, ia juga selalu turun mengunjungi pasar-pasar hingga permukiman kumuh untuk mendengar langsung keluhan maupun aspirasi masyarakat,” ucapnya menambahkan.

Sebelumnya, Pramono mengakui bahwa pihaknya kesulitan untuk cepat mengetahui pelbagai permasalahan yang dialami oleh masyarakat.

“Sering kali kalau bagi saya yang viral-viral itu malah pasti saya kasih atensi khusus untuk segera diselesaikan,” katanya pada hari Selasa, 21 Juli 2026.

Sehingga, Pramono dan Pemprov DKI dinilai terkadang bertindak setelah suatu masalah menjadi viral terlebih dahulu. Seperti masalah kondisi bangunan Sekolah Dasar (SD) Negeri Kebayoran Lama Selatan 09, Jakarta Selatan (Jaksel) yang nyaris roboh dan viral baru-baru ini.

“Yang pertama saya ingin jawab ini SD negeri di Kebayoran Lama. Tentunya segera kami tangani dan saya terus terang baru tahu ketika ini viral. Jadi untuk SD negeri yang di Kebayoran Lama ini segera kami selesaikan. Pokoknya segera kami selesaikan,” kata Pramono Anung. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Ahok Jawab Desas-desus Jadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara di Kaltim

Jakarta - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Clara Riva Lepas Single Kenapa Ya?, Lagu Penasaran yang Jadi Percakapan Batin

Jakarta - Penyanyi dan penulis lagu Clara Riva kembali...

Prabowo Instruksikan Bangun Giant Sea Wall di Pantura Jawa, Makan Waktu 15-20 Tahun

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto bertekad memulai pembangunan tanggul...

Gempa M7,7 NTT, Ribuan Rumah Rusak dan Tim SAR Terus Sisir Lokasi Terdampak

Kupang, OPSI.ID - Memasuki hari ketiga pascagempa bumi berkekuatan...

TNI AD Bergerak Penuhi Kebutuhan yang Masih Kurang di Lokasi Gempa NTT

Jakarta, OPSI.ID - TNI Angkatan Darat (TNI AD) menyiapkan...

Update Korban Tewas Akibat Gempa di Flores NTT

Kupang, OPSI.ID - Proses pendataan korban dan kerusakan akibat...

Wali Kota Wesly Servis Bola Perdana, Buka QRIS Padel Championship 2026 di Pematangsiantar

PEMATANGSIANTAR. Opsi.id  – Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, SH,...

AHY Bawa Nuansa Batak ke Istana, Penampilannya Langsung Jadi Sorotan

JAKARTA, Opsi.id  – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan...

Berita Terbaru

Popular Categories