Pramono Anung Bakal Sebar Bansos, Alarm Keloyoan Ekonomi Warga Jakarta

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui adanya peningkatan kriminalitas di ibu kota, imbas dari melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, hingga ekses meningkatnya biaya hidup.

‎Pramono menegaskan, masalah keamanan yang dikhawatirkan oleh pelbagai pihak, akan menjadi fokus dan prioritas utama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

‎Di sisi bersamaan, Pramono menyatakan Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan beragam bantuan sosial (bansos) yang diperlukan warga. Hal ini untuk mengantisipasi loyonya daya ekonomi.

‎”Masalah keamanan, di Jakarta terus terang tetap menjadi prioritas utama pemerintah DKI Jakarta yang saya pimpinan. Sehingga dengan demikian berbagai hal dalam kondisi yang seperti ini pemerintah DKI Jakarta sudah juga menyiapkan bantuan-bantuan sosial yang memang diperlukan atau dibutuhkan nantinya,” kata Pramono kepada wartawan pada Senin, 18 Mei 2026.

‎Demi kekondusifan Jakarta, kata Pramono, maka jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov DKI Jakarta akan berkoordinasi dengan jajaran aparat penegak hukum untuk pencegahan tindak kriminal.

‎”Terutama dengan kepolisian untuk penanganan persoalan di lapangan yang seperti ini segera teratasi,” tuturnya.

‎Sebagai kota besar, ujar Pramono, maka pihak Pemprov DKI Jakarta akan mempererat kerja sama dengan Polda Metro Jaya terkait integrasi CCTV/kamera pengawas untuk memonitoring kawasan. Agar kasus besar seperti warga negara asing (WNA) dijambret di Bundaran Hotel Indonesia (HI) tidak terulang di kemudian hari.

‎”Bagaimana CCTV di seluruh Jakarta itu baik yang dimiliki oleh pemerintah DKI maupun oleh Polda Metro Jaya, maupun instansi lain. Maupun gedung-gedung yang tingkatnya lebih dari 4 sekarang ini bisa kita koordinasikan dengan baik. Kalau dilakukan itu bisa sebagai monitoring awal orang yang mau berperilaku tidak baik di Jakarta,” ujar politisi PDIP itu.

‎Kendati demikian, Pramono mengeklaim rukun warga (RW) kumuh di Jakarta menurun drastis dari total 445, menjadi 211 RW. Ia mengacu pada data terbaru yang belum lama ini diumumkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

‎”Saya ingin Jakarta tentunya semakin baik, semakin bersih, dan mudah-mudahan persoalan RW kumuhnya juga semakin kecil,” kata Pramono Anung. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Masih Syuting, Sunil Samtani Ungkap Jadwal Tayang Film Pengabdi Setan 2: Communion

Jakarta - Produser Rapi Films, Sunil Samtani, membeberkan jadwal...

Jokowi ke Lampung, PSI Dapat Tambahan 6.000 Anggota Baru

SOLO, Opsi.id – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengungkap kunjungan...

Bawa Bekal Makan Siang 10 Tahun, Pasangan Ini Pensiun di Usia 35 dan 40 Tahun Berkat Tabungan Rp24 Miliar

JAKARTA, Opsi.id – Pasangan asal Inggris membuktikan bahwa disiplin...

Grup Idol Kohi Sekai Rayakan 7 Tahun dengan Album Future

Jakarta - Idol grup asal kota Yogyakarta, Kohi Sekai...

Ministry Of Perkenalkan EP Fase, Eksplorasi dengan Lirik Bahasa Indonesia

Jakarta - Trio indie rock asal Jakarta, Ministry Of,...

Ribuan Pengunjung Padati Konser King Nassar di PRSU 2026

Jakarta - Ribuan pengunjung memadati Panggung Utama Pekan Raya...

Berita Terbaru

Popular Categories