JAKARTA, Opsi.id – Pasangan asal Inggris membuktikan bahwa disiplin mengelola keuangan dapat membawa seseorang mencapai kebebasan finansial jauh sebelum usia pensiun normal.
Alan Donegan dan Katie Donegan berhasil pensiun dini pada usia 40 tahun dan 35 tahun setelah menjalani gaya hidup superhemat selama satu dekade.
Salah satu kebiasaan yang paling berdampak adalah selalu membawa bekal makan siang ke tempat kerja.
Menurut Alan, kebiasaan sederhana itu berhasil menghemat sekitar 40.000 poundsterling atau sekitar Rp965 juta dalam kurun waktu 10 tahun.
“Kami menghemat 40.000 pound selama 10 tahun hanya dari kebiasaan membawa bekal makan siang,” ujar Alan seperti dikutip dari BBC.
Selain membawa bekal, pasangan tersebut juga memangkas berbagai pengeluaran sehari-hari.
Saat musim dingin, mereka memilih mengenakan beberapa lapis pakaian dan menggunakan botol berisi air panas dibanding menyalakan pemanas rumah demi menghemat biaya listrik.
Mereka juga jarang membeli makanan siap saji, memanfaatkan voucher belanja yang ditemukan, hingga mengisi daya telepon genggam saat berada di luar rumah untuk mengurangi tagihan listrik.
“Itu bukan penderitaan, melainkan strategi,” kata Alan.
Menabung Hingga Punya Rp24 Miliar
Sebelum pensiun, Alan bekerja sebagai pengusaha di bidang pelatihan dan pembinaan kehidupan, sedangkan Katie berprofesi sebagai aktuaris di sebuah perusahaan keuangan.
Pada 2014, Alan memperoleh penghasilan sekitar 63.000 pound per tahun, sementara Katie menerima sekitar 58.000 pound per tahun.
Baca juga: Kenapa Orang Batak Merayakan Segalanya? Kisah di Balik Tradisi Mangompoi Jabu
Sebagian besar penghasilan mereka tidak dihabiskan untuk konsumsi, melainkan diinvestasikan secara rutin.
“Setiap pound yang kami investasikan adalah satu langkah lebih dekat menuju kehidupan yang kami inginkan,” kata Katie.
Setelah nilai investasi dan tabungan mereka mencapai sekitar 1 juta poundsterling atau sekitar Rp24,1 miliar, pasangan tersebut memutuskan berhenti bekerja dan menjalani kehidupan yang mereka inginkan.
Bagian dari Gerakan FIRE
Alan dan Katie merupakan pengikut gerakan Financial Independence, Retire Early (FIRE).
Sebuah konsep yang mendorong seseorang hidup hemat, menabung dalam jumlah besar, kemudian menginvestasikan kelebihan pendapatan agar dapat pensiun jauh lebih cepat dibanding usia pensiun normal.
Gerakan ini kini semakin populer di berbagai negara.
Forum komunitas FIRE di Reddit telah memiliki hampir satu juta anggota, sementara banyak lembaga keuangan mulai menyediakan panduan mengenai strategi mencapai kebebasan finansial.
Tidak Mudah Dilakukan
Meski demikian, para pakar keuangan mengingatkan bahwa strategi FIRE tidak mudah diterapkan oleh semua orang.
Kepala Strategi Pasar BMO Private Wealth, Carol Schleif, mengatakan banyak orang kini lebih memilih menjaga keseimbangan antara bekerja, menikmati hidup, dan mempersiapkan masa pensiun dibanding mengejar pensiun sedini mungkin.
Sementara Kepala Keuangan Pribadi AJ Bell, Sarah Coles, menilai prinsip dasar FIRE tetap layak diterapkan.
Baca juga: Liburan Sekolah dengan Cara Baru: Jelajahi Destinasi Dekat Lewat #DiIndonesiaAja
Seperti mulai menabung sejak muda, meningkatkan investasi ketika memperoleh kenaikan gaji, serta hidup sesuai kemampuan.
Menurutnya, pendekatan yang lebih realistis memungkinkan seseorang mencapai tujuan pensiun tanpa harus mengorbankan kualitas hidup.
Di dalam komunitas FIRE sendiri kini berkembang berbagai pendekatan yang lebih fleksibel, salah satunya “Barista FIRE”, yakni kondisi ketika pendapatan investasi telah mampu menutupi sebagian besar biaya hidup, sementara kekurangannya dipenuhi melalui pekerjaan paruh waktu.
Bagi Alan dan Katie, seluruh pengorbanan itu terbayar lunas. Mereka berhasil memperoleh kebebasan finansial pada usia yang masih sangat muda.
Membuktikan bahwa kebiasaan sederhana seperti membawa bekal makan siang setiap hari dapat memberikan dampak besar terhadap kondisi keuangan dalam jangka panjang. [bbc]

