Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, resmi membuka Jakarta Fair Kemayoran 2026 di Arena JIExpo Jakarta Pusat, pada Kamis, 11 Juni 2026.
Pramono Anung menargetkan ada nilai transaksi perputaran uang mencapai Rp8 triliun pada event tahunan dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Jakarta tersebut.
Menurut politikus senior PDI Perjuangan (PDIP) itu, Jakarta Fair tidak hanya menjadi ajang hiburan masyarakat, tetapi juga sebagai ruang strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Tahun 2025, Jakarta Fair berhasil menarik hampir enam juta pengunjung dengan nilai transaksi mencapai Rp7,3 triliun.
“Tahun lalu pengunjungnya mencapai 5,9 juta orang dengan transaksi Rp7,3 triliun. Mudah-mudahan tahun ini jumlah pengunjung bisa menembus enam juta orang dan nilai transaksi melampaui Rp8 triliun,” ujar Pramono, dikutip Jumat, 12 Juni 2026.
Ia menekankan, perhelatan tahunan yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta tersebut merupakan ajang promosi perdagangan, hiburan, serta penggerak perekonomian masyarakat.
Pramono berharap penyelenggaraan Jakarta Fair dapat terus berkembang dan mampu mencatatkan capaian yang lebih besar dari tahun ke tahun, baik dari sisi jumlah pengunjung maupun nilai transaksi yang dihasilkan.
“Saya berharap tahun depan lebih meriah, pengunjungnya lebih banyak, dan transaksi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bisa melampaui Rp9 triliun. Kalau tahun ini bisa mencapai Rp8 triliun, maka itu menjadi pencapaian yang sangat baik,” ujarnya.
Gubernur Pramono menambahkan, Jakarta Fair termasuk salah satu ikon perayaan ulang tahun Kota Jakarta yang telah menjadi tradisi selama puluhan tahun. Menurutnya, penyelenggaraan tahun depan akan memiliki makna yang lebih istimewa karena bertepatan dengan peringatan 500 tahun Kota Jakarta.
“Jakarta Fair Kemayoran merupakan salah satu ikon perayaan ulang tahun Kota Jakarta. Tahun depan Jakarta akan menyambut usia 500 tahun, sebuah momentum yang sangat spesial dan harus dipersiapkan dengan sebaik-baiknya,” ujar Pramono Anung.
Direktur Utama PT Jakarta International Expo sekaligus Ketua Umum Panitia Jakarta Fair Kemayoran 2026, Siti Hartati Murdaya mengatakan Jakarta Fair akan berlangsung pada 11 Juni hingga 12 Juli 2026. Pameran multiproduk terbesar di Asia Tenggara tersebut menghadirkan beragam produk unggulan dan hiburan bagi masyarakat.
“Tahun ini terdapat 2.800 perusahaan yang berpartisipasi dengan 1.800 stan pameran. Peserta terdiri dari pelaku UMKM, perusahaan nasional, hingga perusahaan internasional,” ucapnya.
Sebagai informasi, Jakarta Fair Kemayoran 2026 juga menghadirkan berbagai kegiatan hiburan, antara lain konser musik yang menampilkan sekitar 150 band nasional, parade karnaval, kontes Miss Jakarta Fair, wahana permainan anak, festival kuliner nusantara, hingga pesta kembang api.
Mengusung tema “Jakarta Fair Sebagai Wadah Pameran Multiproduk, Hiburan, dan Pertemuan Bisnis untuk Mendorong Perdagangan serta Investasi dari UMKM hingga Industri Nasional dan Internasional”, ajang ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi bagi pelaku usaha, investor, industri kreatif, dan masyarakat, sekaligus memperkuat peran Jakarta sebagai pusat ekonomi, perdagangan, dan destinasi kegiatan internasional menuju usia 500 tahun Kota Jakarta pada 2027. []


