Jakarta – Barisan 8 Center (B8C) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Presiden Prabowo Subianto yang meminta laporan langsung dari Jaksa Agung ST Burhanuddin mengenai perkembangan penanganan dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).
”Langkah tersebut mencerminkan keseriusan Presiden Prabowo dalam memastikan agenda pemberantasan korupsi berjalan tanpa pandang bulu,” kata Ketua Umum Barisan 8 Center Andrio Caesario dalam keterangannya dikutip Kamis, 16 Juli 2026.
Ia menegaskan bahwa kasus yang menyeret aparat penegak hukum merupakan ujian besar bagi komitmen reformasi hukum di Indonesia. Oleh karena itu, penyelesaiannya harus dilakukan secara profesional, transparan, dan bebas dari intervensi.
”Kami percaya Presiden Prabowo tidak akan menoleransi praktik korupsi, termasuk apabila terjadi di lingkungan institusi penegak hukum. Justru inilah momentum untuk membuktikan bahwa tidak ada satu pun pejabat yang kebal terhadap hukum,” ujar Andrio Caesario.
Menurut dia, pemberantasan korupsi tidak boleh berhenti pada penetapan tersangka atau pergantian pejabat. Pemerintah bersama Kejaksaan Agung harus menjadikan kasus ini sebagai titik awal pembenahan menyeluruh terhadap sistem pengawasan internal, tata kelola kelembagaan, serta mekanisme pengawasan terhadap aparat penegak hukum.
Andrio Caesario juga mengingatkan bahwa kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum merupakan modal penting dalam mendukung program pembangunan nasional. Karena itu, setiap proses hukum harus berjalan secara terbuka, akuntabel, dan menghormati asas praduga tak bersalah.
”Kami mendukung Presiden menjaga stabilitas nasional. Namun stabilitas tidak boleh dimaknai sebagai menutup ruang kritik. Justru kritik yang konstruktif menjadi energi untuk memperkuat reformasi hukum dan memastikan cita-cita Indonesia yang bersih dari korupsi benar-benar terwujud,” lanjut Andrio Caesario.
Barisan 8 Center berharap Presiden Prabowo segera menunjuk Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus yang memiliki integritas, keberanian, dan rekam jejak yang bersih agar agenda pemberantasan korupsi tidak mengalami stagnasi.
Sebagai organisasi yang sejak awal mengawal visi dan misi Presiden Prabowo Subianto, B8C menegaskan komitmennya untuk terus mendukung setiap langkah pemerintah dalam memberantas korupsi secara konsisten, adil, dan tanpa tebang pilih.
”Korupsi adalah musuh bangsa, sehingga perang melawannya harus dimulai dari penegakan hukum yang bersih dan dipercaya masyarakat,” kata Andrio Caesario. []

