Jakarta – Musisi sekaligus aktivis vokal Melanie Subono kembali menegaskan perannya sebagai suara perlawanan lewat kolaborasi bersama unit punk rock Dirty Rotten Bastards (DRB).
Single terbaru mereka, “Rakyat Tiri”, resmi dirilis dan langsung mencuri perhatian karena mengangkat isu sosial-politik yang relevan dengan kondisi masyarakat hari ini.
Istilah “Rakyat Tiri” bukan hal baru bagi Melanie. Ia sudah lama menyuarakan istilah ini dalam berbagai aksi sosialnya, sebagai simbol bagi masyarakat yang merasa dipinggirkan dan tidak mendapat keadilan.
Kolaborasi dengan DRB menjadi medium baru bagi Melanie untuk memperluas gaung pesan tersebut, kali ini lewat musik punk yang keras, cepat, dan penuh energi.
“Ketika jeritan masyarakat bawah hanya dijadikan komoditas politik, musik harus mengambil peran sebagai pengeras suara bagi mereka yang dibungkam,” kata personel DRB.
Pernyataan ini sejalan dengan semangat Melanie yang selama ini konsisten menyuarakan isu kemanusiaan, hak asasi, dan keadilan sosial.
Secara lirik, lagu “Rakyat Tiri” merangkum potret pahit ketidakadilan. Kehadiran Melanie memberi kedalaman emosional, membuat pesan lagu terasa lebih nyata dan berakar pada pengalaman perjuangan sosial.
Kolaborasi ini juga memperlihatkan sisi lain Melanie sebagai musisi. Meski dikenal luas sebagai aktivis, ia tetap konsisten menjadikan musik sebagai medium perjuangan.
Bersama DRB, Melanie menghadirkan karya yang bukan hanya menghibur, tetapi juga menggerakkan kesadaran.
Single “Rakyat Tiri” kini sudah tersedia di berbagai platform musik digital seperti Spotify, Apple Music, dan YouTube Music.
Lagu ini diharapkan menjadi anthem bagi mereka yang merasa suaranya tidak didengar, sekaligus pengingat bahwa keberanian untuk bersuara adalah langkah pertama menuju perubahan. []


