Makassar, OPSI.ID – Managemen PSM Makassar menegaskan bahwa sanksi yang dijatuhkanFIFA kepada klub bukanlah FIFA Ban secara menyeluruh, melainkan FIFA Registration Ban.
Manajer PSM Makassar, Muhammad Nur Fajrin, menjelaskan bahwa sanksi tersebut hanya membatasi klub untuk mendaftarkan pemain baru selama masa hukuman berlangsung.
Dengan demikian, aktivitas dan operasional tim tetap dapat berjalan sebagaimana mestinya.
Ia menambahkan, bursa pendaftaran pemain baru baru akan dibuka pada pertengahan Agustus mendatang sehingga persiapan tim tidak terganggu oleh sanksi tersebut.
“Saat ini fokus kami adalah menyelesaikan persoalan Registration Ban tersebut. Persiapan tim tetap berjalan, begitu juga seluruh aktivitas operasional klub,”ujar Fajrin saat perkenalan pelatih kepala PSM di Makassar, Minggu 19 Juli 2026.
“Kami sudah menyusun langkah-langkah penyelesaian sesuai perencanaan keuangan dan cash flow yang dimiliki klub,” sambungnya.
Fajrin juga menyebut pengalaman menghadapi persoalan serupa pada musim lalu menjadi pelajaran berharga bagi klub.
Karena itu, sejumlah skenario antisipasi telah disiapkan agar sanksi tersebut tidak mengganggu persiapan menghadapi kompetisi.
“Registration Ban ini tidak boleh menghambat program yang sudah kami susun. Kami sudah membahasnya bersama manajemen dan telah menyiapkan perencanaan yang matang. Insya Allah, sesuai kemampuan serta perencanaan keuangan yang telah disusun, sanksi Registration Ban ini akan kami selesaikan pada waktunya,” tutupnya.
Dengan penegasan tersebut, manajemen PSM memastikan bahwa fokus utama klub saat ini adalah menuntaskan persoalan administratif terkait Registration Ban sembari menjaga seluruh program persiapan tim tetap berjalan sesuai jadwal. []


