Makassar, OPSI.ID – Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, menjelaskan alasan membawa empat staf pelatih asing beserta seorang fisioterapis dalam periode keduanya bersama Juku Eja.
Menurutnya, keputusan tersebut merupakan hasil pembahasan bersama manajemen klub, sekaligus menyesuaikan perkembangan sepak bola Indonesia yang jauh berbeda dibanding saat dirinya menangani PSM pada 2019.
Dalam konferensi pers perkenalannya di Makassar, Minggu (19/7/2026), Darije menegaskan bahwa permintaan menghadirkan tenaga asing untuk mengisi sejumlah posisi staf datang dari pihak klub.
Ia juga meluruskan anggapan bahwa kedatangannya berkaitan dengan hengkangnya staf kepelatihan sebelumnya.
Menurut Darije, para staf tersebut telah lebih dulu memutuskan meninggalkan PSM sebelum proses negosiasi dirinya dengan manajemen berlangsung.
Pelatih asal Bosnia itu menilai kondisi kompetisi sepak bola Indonesia saat ini telah mengalami perubahan besar dibanding tujuh tahun lalu.
“Saat pertama kali melatih PSM pada 2019, setiap klub hanya diperbolehkan menggunakan tiga pemain asing. Kini, regulasi mengizinkan klub memiliki hingga 11 pemain asing, sehingga kebutuhan terhadap sistem kepelatihan dan dukungan tim juga ikut berkembang,”ujar Darije.
Darije menyebut perubahan tersebut bukan hanya menyangkut regulasi, tetapi juga budaya kompetisi yang semakin kompetitif.
Karena itu, ia merasa keberadaan staf dengan pengalaman internasional menjadi bagian penting dalam mendukung performa tim.


