Jakarta, Opsi.id – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keyakinannya bahwa Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada akhirnya akan bergabung dalam barisan yang sama untuk membela kepentingan bangsa.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Kamis (23/7/2026) malam.
Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa perbedaan sikap politik bukanlah penghalang untuk bersatu dalam memperjuangkan kepentingan nasional.
Ia bahkan menyebut memiliki firasat bahwa PDIP memiliki semangat yang sama dengan partai-partai lain dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“PDIP juga hatinya sebetulnya sama dengan kita. Coba cek, gali hatinya. Sebetulnya sama. Undang-Undang Dasar 1945 yang bikin Bung Karno, Bung Hatta dan pendiri-pendiri bangsa kita, hati mereka sama. Hanya belum bikin rekomendasi seperti ijtima ulama,” kata Prabowo di hadapan ribuan kader PKB.
Prabowo menambahkan, dirinya percaya seluruh kekuatan politik pada akhirnya akan berpihak kepada kepentingan rakyat dan negara.
“Dan di ujungnya saya juga percaya PDIP pun akan bersama kita membela negara dan bangsa. Itu insting saya, itu kata hati saya. Karena kita semua patriot. Semua adalah anak bangsa Indonesia,” ujarnya.
Pernyataan tersebut disampaikan di penghujung pidato yang berlangsung sekitar 47 menit.
Sebelumnya, Prabowo mengaku terharu atas dukungan PKB terhadap arah kebijakan pemerintah, terutama setelah dibacakannya rekomendasi Ijtima Ulama yang mendukung berbagai program strategis pemerintah.
Baca juga: Prabowo Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Tegaskan Awal Pengabdian untuk Bangsa
Dalam kesempatan itu, Presiden juga kembali menegaskan arah pembangunan pemerintahannya yang berlandaskan Pasal 33 dan Pasal 34 Undang-Undang Dasar 1945.
Menurutnya, seluruh kebijakan ekonomi yang dijalankan bertujuan mengembalikan pengelolaan kekayaan negara agar sebesar-besarnya dinikmati rakyat.
Prabowo mengungkapkan pemerintah telah melakukan efisiensi anggaran hingga lebih dari Rp300 triliun.
Dana tersebut, kata dia, dialihkan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pembangunan sekitar 5.000 jembatan hingga akhir 2026, serta renovasi lebih dari 67.000 sekolah di seluruh Indonesia.
Selain itu, ia juga menyoroti kebocoran anggaran akibat praktik penggelembungan harga dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Menurutnya, pemerintah terus melakukan pembenahan agar kebocoran tersebut dapat dihentikan.
Baca juga: Kompak, Prabowo dan Gibran Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB
Suasana pidato berlangsung santai dan beberapa kali diselingi canda. Prabowo melempar gurauan kepada Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Imin), Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, hingga Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia.
Ia bahkan mengaku tersentuh melihat banyak kader PKB mengenakan kaus bergambar dirinya.
Menutup pidatonya, Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk mengesampingkan perbedaan politik dan bersatu membangun Indonesia.
“Kita tidak mau menyakiti orang lain. Kita ingin baik dengan semua. Yang penting kita bersama membela bangsa dan rakyat Indonesia,” pungkasnya. []

