‎Komisi E DPRD DKI Minta Pramono Anung Segera Data Seluruh Sekolah, Jangan Tunggu Viral

‎Jakarta – Pernyataan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang mengaku baru mengetahui viralnya kondisi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 yang roboh sejak 2024 menuai sorotan dari Komisi E DPRD DKI Jakarta.

‎Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta M Subki meminta Dinas Pendidikan (Disdik) DKI segera mendata seluruh kondisi bangunan sekolah agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

‎M Subki menegaskan, pihaknya membutuhkan data lengkap mengenai kondisi seluruh sekolah, mulai dari yang masih layak hingga yang mengalami kerusakan ringan, sedang, maupun berat.

‎”Kita minta data kondisi sekolah hari ini. Sekolah mana yang masih baik, sekolah mana yang kondisinya sedang dan sekolah mana yang kondisinya sudah rusak seperti rusak ringan, rusak sedang, dan rusak berat agar kemudian ketika di tahun-tahun yang akan datang kita sudah merencanakan terkait renovasi dan rehab bangunan-bangunan tersebut,” ujar Subki saat diwawancarai di Gedung DPRD DKI Jakarta pada Senin, 27 Juli 2026.

‎Menurut Subki, pendataan tersebut diperlukan dan akan menjadi dasar penyusunan program rehabilitasi sekolah pada tahun-tahun mendatang.

‎Dengan begitu, menurut dia, maka pemerintah dapat mengantisipasi kerusakan sejak dini sehingga tidak lagi muncul kondisi kepala daerah baru mengetahui adanya sekolah yang rusak berat setelah terjadi insiden.

‎”Jangan sampai nanti ada pernyataan bahwa seseorang baru tahu. Tentu itu sangat kita tidak inginkan terjadi,” katanya.

‎Senada, Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Raden Gusti Arief meminta Dinas Pendidikan segera menyampaikan hasil inventarisasi bangunan sekolah yang sebelumnya telah diperintahkan Gubernur Pramono Anung.

‎Ia menekankan, DPRD DKI perlu mengetahui secara rinci kondisi sekolah di setiap wilayah sebagai bahan pengawasan terhadap program rehabilitasi.

‎”Kalau kemarin saya dengar juga Pak Gubernur meminta inventarisasi semua bangunan-bangunan. Apakah sudah ada, Bu? Kalau sudah ada, sampaikan ke kami juga wilayah-wilayahnya mana saja. Jadi kita tahu persis kondisi-kondisi bangunan sekolah di DKI Jakarta seperti apa. Kalau bisa ada persentase dari sisi kerusakan atau dari sisi bangunan,” kata Gusti.

‎Sementara itu, Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Farah Savira juga meminta Disdik menyerahkan data lengkap mengenai sekolah yang membutuhkan perbaikan, yang sedang direhabilitasi, hingga progres pelaksanaannya.

‎Menurutnya, data tersebut penting agar DPRD dapat mengawal program pembangunan dan rehabilitasi sekolah selama lima tahun ke depan.

‎”Saya minta data berapa jumlah sekolah yang betul-betul butuh perbaikan, mana yang sedang on progress rehab, berapa banyak, berapa persen capaiannya, dan yang akan diantrekan berikutnya,” ujar Farah.

‎Sebelumnya, Pramono Anung mengakui bahwa pihaknya kesulitan untuk cepat mengetahui pelbagai permasalahan yang dialami oleh masyarakat.

‎“Sering kali kalau bagi saya yang viral-viral itu malah pasti saya kasih atensi khusus untuk segera diselesaikan,” katanya pada hari Selasa, 21 Juli 2026.

‎Sehingga, Pramono dan Pemprov DKI dinilai terkadang bertindak setelah suatu masalah menjadi viral terlebih dahulu. Seperti masalah kondisi bangunan Sekolah Dasar (SD) Negeri Kebayoran Lama Selatan 09, Jakarta Selatan (Jaksel) yang nyaris roboh dan viral baru-baru ini.

‎“Yang pertama saya ingin jawab ini SD negeri di Kebayoran Lama. Tentunya segera kami tangani dan saya terus terang baru tahu ketika ini viral. Jadi untuk SD negeri yang di Kebayoran Lama ini segera kami selesaikan. Pokoknya segera kami selesaikan,” kata Pramono Anung. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Sea World Ancol Masuki Era Ekowisata Berbasis Teknologi Digital di HUT ke-34

Jakarta - Memasuki fase kematangan institusional di tahun kelahirannya...

AI Minum Air Waduk Jatiluhur: Mengapa Proyek Rp3,5 Triliun Bisa Dibangun Tanpa AMDAL dan PBG?

*Opini: Achmad Nur Hidayat, Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik...

Anya Geraldine dan Omar Daniel Bintangi Video Klip Terpesona Milik BCL & Josh Flo

Jakarta - Dunia musik tanah air kembali disuguhkan karya...

Turbokidz Rilis Single Jangan Ganggu Hari Ini via demajors

Jakarta - Grup musik indie pop/alternative Turbokidz kembali memperkaya...

PT DSI Perkuat Ekosistem Ekspor Komoditas Strategis melalui Pilot Platform

Jakarta — PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI...

Wantimpres Prabowo 26 Orang: Seberapa Mahal Harga Sebuah Nasihat?

*Opini: Achmad Nur Hidayat, Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik...

Kapolri Jenderal Suyudi Rombak Besar-besaran di Tubuh Polri

JAKARTA, Opsi.id  – Polri melakukan mutasi terhadap 88 perwira...

Berita Terbaru

Popular Categories